Herman Deru Paparkan Keberhasilan Program Sultan Muda pada Assessment TPAKD Award 2026

Herman Deru Paparkan Keberhasilan Program Sultan Muda pada Assessment TPAKD Award 2026


PALEMBANG – detik35. Com. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, memaparkan keberhasilan Program 100.000 Sultan Muda saat mengikuti Penilaian Akhir (Virtual Assessment) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Dalam Negeri, secara virtual.

Dalam paparannya, Herman Deru menjelaskan bahwa Program 100.000 Sultan Muda merupakan gerakan strategis yang dirancang untuk mencetak wirausahawan muda yang tangguh, berdaya saing global, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

"Program unggulan 100.000 Sultan Muda merupakan gerakan strategis yang terbukti mampu mencetak wirausahawan muda tangguh, berdaya saing global, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Program ini secara resmi telah masuk dalam RKPD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 beserta regulasi pendukung lainnya," ujar Herman Deru.

Ia mengungkapkan, antusiasme generasi muda Sumatera Selatan terhadap program tersebut sangat tinggi. Hingga saat ini, tercatat 10.951 pemuda telah resmi bergabung sebagai anggota Sultan Muda Sumsel.

Selain itu, dukungan terhadap para pelaku usaha muda juga diwujudkan melalui penyaluran pembiayaan yang nilainya telah mendekati Rp1 triliun, sehingga diharapkan mampu memperkuat kapasitas usaha dan mendorong lahirnya lebih banyak entrepreneur muda.

Sebagai bentuk penguatan ekosistem kewirausahaan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membentuk Sultan Muda Center yang berfungsi sebagai pusat kolaborasi, pendampingan, coaching, hingga fasilitasi akses pembiayaan. Dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun, Sultan Muda Center telah mendukung 182 kegiatan serta meluncurkan Kartu Anggota Sultan Muda sebagai identitas resmi para peserta program.

Herman Deru menambahkan, implementasi Program Sultan Muda yang didukung percepatan akses keuangan telah memberikan dampak positif terhadap indikator ekonomi daerah. Salah satunya tercermin dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sumatera Selatan yang berhasil ditekan hingga 3,59 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Tim Asesor TPAKD Award 2026, Prof. Candra Fajri Ananda, Guru Besar Universitas Brawijaya. Menurutnya, berbagai inovasi yang dilakukan Tim TPAKD Sumsel layak menjadi contoh bagi daerah lain.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja Tim TPAKD Sumsel. Inisiatif hilirisasi perkebunan dan pembentukan Sultan Muda ini sangat menarik. Selain menjaga stabilitas ekonomi dari fluktuasi harga komoditas, gerakan ini juga menciptakan potensi basis pajak baru yang kuat bagi daerah," ujar Prof. Candra.

Kegiatan virtual assessment tersebut juga diikuti oleh sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap proses penilaian TPAKD Award 2026.(Red)