Rumah Warga di Probolinggo Diteror Diduga Bondet, Tembok Teras Jebol

Rumah Warga di Probolinggo Diteror Diduga Bondet, Tembok Teras Jebol


PROBOLINGGO – detik35. Com - Sebuah rumah warga di Dusun Krajan, Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, diteror lemparan benda yang diduga bondet atau bom ikan pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Ledakan terjadi saat seluruh penghuni rumah tengah tertidur lelap. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, ledakan mengakibatkan tembok teras rumah jebol dan atap eternit mengalami kerusakan.

Rumah tersebut diketahui milik Muji Rahayu (38). Suara ledakan keras membangunkan Muji beserta keluarganya yang kemudian bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Saat keluar rumah, mereka mendapati kepulan asap putih disertai bau mesiu menyengat memenuhi bagian depan rumah. Setelah situasi dinilai aman, korban menemukan tembok teras telah berlubang akibat ledakan, sementara beberapa bagian atap eternit pecah dan berjatuhan.

"Saya sangat kaget karena tiba-tiba terdengar ledakan keras saat kami sedang tidur. Setelah keluar, ternyata teras sudah rusak," ujar Muji, Sabtu (1/8/2026).

Korban mengaku tidak mengetahui motif pelaku melakukan aksi tersebut karena merasa tidak memiliki persoalan dengan siapa pun. Peristiwa itu juga membuat keluarganya mengalami trauma dan berharap pelaku segera ditangkap.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, sebelum ledakan terjadi sempat terlihat dua orang berboncengan sepeda motor melintas di sekitar rumah korban. Tak lama kemudian terdengar suara ledakan, dan kedua orang tersebut langsung melarikan diri dari lokasi.

Menerima laporan kejadian, petugas dari Polres Probolinggo Kota segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis Satreskrim melakukan olah TKP, mengamankan sejumlah barang bukti, serta meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, membenarkan adanya peristiwa pelemparan benda yang diduga bondet ke rumah warga.

"Petugas Inafis telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku pelemparan benda yang diduga bondet," ujar Zainullah.

Hingga Sabtu (1/8/2026), polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif di balik aksi teror tersebut, termasuk menelusuri keterangan saksi mengenai dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian itu.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat yang berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku sehingga situasi keamanan di lingkungan tersebut kembali kondusif.(Red)