Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Cadangan Beras RI Tembus 5,3 Juta Ton

Dok foto istimewa.
 

Jatim. detik35. Com. - Presiden terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui berbagai langkah strategis guna mewujudkan kemandirian pangan Indonesia.

Salah satu upaya tersebut ditunjukkan saat Presiden Prabowo melakukan groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri serta meluncurkan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di , Sabtu (16/5/2026).

Usai mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut, Menteri Sekretaris Negara mengungkapkan capaian strategis pemerintah di sektor pangan nasional. Menurutnya, cadangan beras pemerintah yang tersimpan di gudang Bulog kini mencapai 5,3 juta ton.

Jumlah tersebut disebut menjadi pencapaian bersejarah sekaligus menandakan kondisi ketahanan pangan nasional dalam keadaan aman dan terkendali.

“Cadangan beras pemerintah saat ini mencapai 5,3 juta ton. Ini merupakan capaian yang sangat baik dalam menjaga stabilitas pangan nasional,” ujar Prasetyo Hadi.

Sementara itu, Menteri Pertanian menegaskan pemerintah juga terus memperkuat sektor pertanian nasional, termasuk memastikan ketersediaan pupuk bagi para petani.

Menurut Amran, stok pupuk nasional saat ini berada dalam kondisi lebih dari cukup, bahkan harga pupuk mengalami penurunan hingga 20 persen sehingga diharapkan mampu meringankan beban petani dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Tak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, Indonesia juga mulai melakukan ekspor pupuk ke sejumlah negara seperti , , dan .

Pemerintah berharap berbagai langkah strategis tersebut mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.(Red)