Operasi Patuh 2026 Dimulai 8 Juni, Korlantas Polri Perbanyak Tilang ETLE dan Drone
![]() |
| Operasi Patuh 2026 Dimulai 8 Juni, Korlantas Polri Perbanyak Tilang ETLE dan Drone |
Jakarta – detik35. Com - akan mengedepankan penegakan hukum yang lebih tegas dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang digelar serentak di seluruh Indonesia pada 8 hingga 22 Juni 2026.
Kakorlantas Polri, mengatakan penindakan pelanggaran lalu lintas akan dilakukan secara modern dan terukur dengan dominasi sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).
Menurut Agus, komposisi penindakan dalam operasi tersebut terdiri atas 60 persen ETLE, 30 persen tilang manual, dan 10 persen pendekatan humanis maupun simpatik.
“Dominasi penindakan melalui ETLE menjadi langkah strategis untuk memastikan penegakan hukum berjalan objektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Agus di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Penindakan berbasis ETLE akan dilakukan menggunakan kamera ETLE statis, ETLE mobile, hingga ETLE drone yang mampu merekam berbagai jenis pelanggaran lalu lintas secara otomatis.
Selain itu, petugas di lapangan juga akan melakukan tilang manual secara selektif terhadap pelanggaran kasat mata yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas fatal.
Adapun sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran utama dalam Operasi Patuh 2026 meliputi pengendara melawan arus, penggunaan telepon seluler saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan helm standar SNI, tidak memakai sabuk pengaman, hingga kendaraan over dimension over loading (ODOL).
Meski mengedepankan penegakan hukum, Korlantas Polri tetap menitikberatkan pendekatan humanis melalui edukasi, sosialisasi, dan teguran simpatik kepada masyarakat pengguna jalan.
Agus berharap pelaksanaan Operasi Patuh 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya dapat ditekan.
“Tujuan akhirnya adalah terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang lebih baik di seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.(Red)
