Apakah 1 Ramadan 2026 Libur Nasional? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Apakah 1 Ramadan 2026 Libur Nasional? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

JAKARTA – detik35.com.-  Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pertanyaan mengenai apakah 1 Ramadan 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional kembali ramai diperbincangkan. Informasi ini menjadi perhatian penting bagi pekerja, pelajar, hingga pelaku usaha yang ingin menyesuaikan jadwal aktivitas di awal bulan puasa.

Penetapan Awal Ramadan Masih Menunggu Sidang Isbat

Hingga saat ini, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) belum menetapkan secara resmi tanggal 1 Ramadan 1447 H. Penentuan awal puasa akan diputuskan melalui sidang isbat yang digelar pada akhir bulan Syakban, dengan melibatkan berbagai organisasi Islam dan pemantauan hilal di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026, pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) memperkirakan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, masih menunggu hasil sidang isbat. Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan pada Rabu, 18 Februari 2026 berdasarkan metode hisab.

Perbedaan tersebut merupakan hal yang lazim terjadi karena perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah.

Status Libur Nasional 1 Ramadan 2026

Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, 1 Ramadan tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional maupun cuti bersama.

Dengan demikian, aktivitas perkantoran, instansi pemerintah, layanan publik, serta sektor swasta tetap berjalan normal pada hari pertama puasa.

Namun demikian, masyarakat tetap memperoleh waktu istirahat sebelum Ramadan melalui libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, serta cuti bersama pada Senin, 16 Februari 2026.

Kebijakan Libur Sekolah

Berbeda dengan dunia kerja, sektor pendidikan umumnya menerapkan kebijakan libur awal puasa. Kebijakan ini tidak diatur secara nasional, melainkan ditetapkan oleh Dinas Pendidikan di masing-masing daerah.

Secara umum, sekolah memberikan jeda 2 hingga 3 hari di awal Ramadan untuk membantu siswa beradaptasi dengan perubahan jadwal dan aktivitas ibadah. Meski begitu, keputusan resmi tetap menunggu pengumuman pemerintah daerah setempat.

Masyarakat Diminta Pantau Pengumuman Resmi

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan secara resmi oleh Kementerian Agama guna memastikan tanggal pasti 1 Ramadan 1447 H.

Dengan kepastian jadwal tersebut, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan lebih matang, baik dari sisi ibadah maupun penyesuaian aktivitas harian.(Red)