Jelang Imlek 2026, Warga Medan Masih Serbu Toko Pernak-pernik Lampion hingga Angpau

Jelang Imlek 2026, Warga Medan Masih Serbu Toko Pernak-pernik Lampion hingga Angpau

MEDAN – detik35.com - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026, suasana perburuan ornamen khas Imlek masih terasa di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Medan. Etnis Tionghoa tampak memadati toko-toko yang menjual perlengkapan perayaan, mulai dari kertas sembahyang, lampion, angpau, hingga berbagai gantungan dan hiasan bernuansa merah.

Pantauan di salah satu toko perlengkapan Imlek, Home Gallery Medan, Senin (16/2/2026), menunjukkan aktivitas jual beli yang masih cukup ramai. Sejak pintu masuk, pengunjung langsung disambut deretan ornamen merah yang mendominasi ruangan, menciptakan suasana meriah dan semarak dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang tahun ini dikenal sebagai Tahun Kuda.

Lampion merah terlihat bergantungan di langit-langit toko, sementara di sudut lain terpajang tempelan dinding bertuliskan aksara Mandarin yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Tak ketinggalan, patung kuda sebagai simbol tahun ini, angpau dengan berbagai motif, hingga hiasan meja dan gantungan pintu juga menjadi incaran pembeli.

Sejumlah warga mengaku sengaja datang sehari sebelum perayaan untuk melengkapi kebutuhan sembahyang dan dekorasi rumah. Selain untuk keperluan pribadi, sebagian juga membeli dalam jumlah banyak untuk dibagikan kepada keluarga dan kerabat.

Pedagang menyebutkan, penjualan ornamen Imlek tahun ini cukup stabil dibanding tahun sebelumnya. Permintaan paling tinggi masih didominasi oleh lampion, angpau, serta kertas sembahyang yang menjadi kebutuhan utama dalam rangkaian ibadah dan tradisi Imlek.

Selain menjadi momen perayaan keagamaan dan budaya, Imlek juga membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha perlengkapan perayaan. Lonjakan pembeli biasanya terjadi dalam dua hingga tiga hari menjelang malam pergantian tahun baru.

Dengan semakin dekatnya perayaan, suasana Kota Medan pun kian dihiasi warna merah yang identik dengan simbol keberuntungan dan harapan baru bagi masyarakat Tionghoa yang merayakan.(Red)