Prabowo Cium Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Gontor di Resepsi 100 Tahun

Prabowo Cium Mushaf Al-Qur’an Karya Santri Gontor di Resepsi 100 Tahun


PONOROGO — detik35. Com - Presiden RI Prabowo Subianto menerima mushaf Al-Qur’an karya santri dan ustaz Pondok Modern Darussalam Gontor dalam resepsi kesyukuran 100 tahun berdirinya pondok pesantren tersebut di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Mushaf tersebut diserahkan langsung oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, setelah menyampaikan sambutan dalam acara resepsi.

Selain mushaf Al-Qur’an, Prabowo juga menerima buku berjudul Gontor untuk Indonesia yang terdiri atas beberapa jilid dan menjadi salah satu persembahan Gontor dalam momentum satu abad keberadaan pondok pesantren tersebut.

Saat menerima mushaf yang ditempatkan dalam bingkai beludru berwarna cokelat, Prabowo tampak memperhatikannya selama beberapa saat. Presiden kemudian mencium mushaf tersebut di hadapan para tamu undangan.

KH Hasan Abdullah Sahal mengatakan, penyerahan tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian Mushaf Gontor yang ditulis langsung oleh santri dan ustaz serta dicetak melalui percetakan milik Gontor.

“Kami hanya bisa menyampaikan, buku hadiah Gontor untuk Indonesia, sekaligus meresmikan mushaf Gontor, dicetak santri Gontor, diterbitkan di percetakan Gontor, dibagikan kepada anak-anak Gontor, dihadiahkan kepada bapak, dan anak-anak Indonesia,” ujar KH Hasan.

Dalam kesempatan tersebut, KH Hasan juga berharap hubungan kerja sama antara Gontor, pemerintah, dan bangsa Indonesia terus terjalin.

“Mudah-mudahan kami dan negara Indonesia dan bangsa Indonesia tetap bekerja sama,” katanya.

Ditulis Hampir Tiga Tahun

Mushaf Al-Qur’an Gontor merupakan karya yang ditulis langsung oleh ustaz dan santri Pondok Modern Darussalam Gontor. Proses penulisannya dimulai pada 2023 dan berlangsung hampir tiga tahun.

Sebelum dicetak, mushaf tersebut telah melalui proses tashih, yakni verifikasi untuk memastikan kelayakan dan keabsahan bacaan Al-Qur’an.

Mushaf Gontor disebut menjadi mushaf pertama yang ditulis secara mandiri oleh sebuah pesantren dengan mengikuti Standar Indonesia sebelum kemudian dicetak.

Pada tahap awal, Mushaf Gontor dicetak sebanyak 2.000 eksemplar.

Sementara itu, buku Gontor untuk Indonesia mendokumentasikan perjalanan Gontor selama hampir satu abad, termasuk kiprahnya dalam bidang pendidikan nasional serta kontribusi para alumninya yang berkiprah di berbagai bidang.

Resepsi kesyukuran 100 tahun Gontor tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo.(Red)