Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Perkenalkan Lima Pejabat Tinggi Madya Baru

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Perkenalkan Lima Pejabat Tinggi Madya Baru


Jakarta -Detik35.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan lima pejabat tinggi madya baru sebagai langkah memperkuat tata kelola dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan penguatan sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam membangun kelembagaan BGN agar mampu menjalankan program MBG secara optimal. Kelima pejabat tersebut diperkenalkan kepada publik usai dilantik melalui mekanisme penunjukan langsung oleh Presiden sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 83 tentang Badan Gizi Nasional.

Menurut Agustina, BGN membutuhkan tim yang memiliki pengalaman dan kompetensi untuk memperbaiki tata kelola kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, para pejabat yang direkrut memiliki rekam jejak di berbagai kementerian dan lembaga strategis, seperti Kementerian Kesehatan, Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Saat ini, kelima pejabat tersebut tengah menyusun refocusing anggaran yang ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan sesuai arahan Presiden sebelum dimasukkan ke dalam nota keuangan pemerintah.

Agustina optimistis kehadiran pejabat baru akan memperkuat kapasitas kelembagaan BGN sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Adapun lima pejabat tinggi madya yang diperkenalkan BGN meliputi:

  • dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola.
  • Zainur sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran.
  • Dr. Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama.
  • Dr. Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.
  • Dr. Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama.

BGN berharap penguatan struktur organisasi ini mampu mempercepat pembenahan tata kelola sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat di seluruh Indonesia.(Red)