Penyaluran KUR 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Capai 54,2 Persen dari Target Nasional
![]() |
Penyaluran KUR 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Capai 54,2 Persen dari Target Nasional |
Jakarta – detik35. Com - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 12 Juli 2026 telah mencapai Rp159,8 triliun, atau 54,2 persen dari target nasional sebesar Rp295 triliun.
Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting, menyampaikan bahwa pembiayaan tersebut telah disalurkan kepada sekitar 2,5 juta debitur UMKM di seluruh Indonesia.
Dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (13/7/2026), Loto menjelaskan bahwa sebanyak 1,1 juta penerima merupakan debitur baru, atau 83,5 persen dari target tahun ini. Sementara itu, jumlah debitur graduasi atau naik kelas mencapai 511.208 orang, setara 46,2 persen dari target.
“Penyaluran KUR ke sektor produksi telah mencapai Rp103,2 triliun atau 64,6 persen dari target. Kami harapkan dapat melampaui target 65 persen,” kata Loto.
Pemerintah menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp295 triliun sepanjang 2026, dengan porsi 65 persen dialokasikan untuk sektor produksi. Selain itu, target program KUR 2026 mencakup 1,3 juta debitur baru serta 1,1 juta debitur graduasi.
KUR merupakan program pembiayaan bersubsidi pemerintah yang bertujuan memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM, dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta.
Selain KUR, Kementerian UMKM juga menjalankan sejumlah program untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
Melalui program Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises (ACCESS), hingga 2025 pemerintah telah memfasilitasi pembiayaan bagi 56 usaha menengah dengan total penyaluran Rp53,3 miliar melalui delapan lembaga keuangan mitra.
Sementara itu, program Business Layak Funding (BISLAF) yang diinisiasi Deputi Bidang Usaha Kecil telah mendampingi 200 UMKM memperoleh pendanaan senilai Rp13,65 miliar melalui kerja sama dengan Inotek sebagai mitra kolaborator.
Loto menambahkan, Kementerian UMKM juga menjalankan program pendampingan pembiayaan untuk mendukung program perumahan rakyat dengan target menjangkau 300 UMKM. Hingga triwulan I 2026, sebanyak 16 UMKM telah lolos proses kurasi, sedangkan dua UMKM telah menyelesaikan pendampingan digitalisasi manajemen keuangan.(Red)
