Nelayan Resah, Angin Selatan Hantam Abrasi Pantai di Pelabuhan Dusun II DesaTanjung Bakau
![]() |
Nelayan Resah, Angin Selatan Hantam Abrasi Pantai di Pelabuhan Dusun II DesaTanjung Bakau |
Kepulauanmernati, Detik35.com,– Nelayan Dusun II Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang menjadi resah, akibat abrasi pantai yang semakin parah sejak angin selatan bertiup kencang dua minggu terakhir. Kamis, (02/07/26).
Gelombang tinggi yang dibawa angin selatan terus mengikis bibir pantai. Sejumlah rumpunan kayu kayu bakau dan kayu lainnya tumbang sampai ke akar akar akibat tidak mampu lagi menahan hantaman gelombang angin selatan.
“Jarak pantai ke arah pemukiman warga untuk saat sekarang sudah sangat dekat, yang dulunya masih 500 meter sekarang bisa di hitung jaraknya hanya tinggal 3 tiang PLN saja” ucap salah seorang nelayan Tanjung Bakau yang enggan namanya di sebut.
Ia juga menyebut abrasi juga mengancam tempat menambatkan perahu. perahu kecil kita sudah tidak bisa sandar aman. Tanahnya habis terkikis. Apa lagi dermaga atau jambatan umum di Dusun II sudah terputus.
Selain merusak fasilitas, abrasi membuat nelayan takut melaut saat angin selatan. “Gelombang tinggi, ditambah pantai sudah dangkal karena abrasi. Bahaya untuk perahu kecil,” tambahnya.
Dengan pengikisan abrasi yang tiap detik mengikis bibir pantai membuat Warga dan para nelayan meminta dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Dinas Kelautan dan Perikanan segera membangun bronjong atau pemecah gelombang.
" Kami tidak minta besar-besar, bronjong batu atau tumpukan karung geotekstil saja dulu untuk menahan ombak,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan penanganan dari instansi terkait. (Agus Hz)
