Koops TNI Habema Intensifkan Operasi Pengejaran Pelaku Penembakan Pilot PT AMA Air di Yahukimo, Papua Pegunungan
![]() |
| Koops TNI Habema Intensifkan Operasi Pengejaran Pelaku Penembakan Pilot PT AMA Air di Yahukimo, Papua Pegunungan |
JAKARTA – detik35. Com -- Koops TNI Habema terus mengintensifkan operasi pengejaran terhadap pelaku penembakan pilot PT AMA Air, Nicholas F. Goselin, yang terjadi di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat (3/7/2026). Selain melakukan pengejaran terhadap pelaku, aparat keamanan juga memperkuat pengamanan di wilayah sekitar guna menjaga stabilitas keamanan serta memastikan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap dapat berjalan.
Peristiwa tragis tersebut terjadi saat pesawat PT AMA Air dengan nomor registrasi PK-RCY berada di Bandara Ipdeheik. Berdasarkan informasi awal yang diterima aparat keamanan, pelaku tidak hanya melakukan penembakan terhadap pilot, tetapi juga membakar pesawat yang berada di lokasi kejadian. Insiden ini menambah daftar panjang gangguan keamanan yang menyasar layanan penerbangan perintis di wilayah pegunungan Papua.
Menanggapi kejadian tersebut, Koops TNI Habema segera menggelar operasi tanggap darurat dengan mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi korban, pengamanan lokasi, serta penyisiran di sekitar area kejadian. Operasi tersebut dilaksanakan secara terpadu mengingat kondisi geografis wilayah Yahukimo yang memiliki medan berat dan akses transportasi yang terbatas.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa hingga saat ini aparat keamanan masih terus melakukan patroli dan penyisiran untuk memburu para pelaku. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat serta menjamin kelangsungan pelayanan penerbangan perintis yang menjadi sarana transportasi vital bagi masyarakat Papua.
"Tim patroli terus melaksanakan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga," ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dalam keterangan tertulisnya.
Dalam operasi evakuasi, Koops TNI Habema mengerahkan sedikitnya 10 personel dengan dukungan dua unit helikopter Caracal. Proses evakuasi jenazah pilot dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, sebelum akhirnya korban diterbangkan menuju Timika untuk proses penanganan selanjutnya. Operasi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan operasi khusus perebutan cepat dan SAR taktis yang dilaksanakan untuk menjamin keselamatan personel serta kelancaran proses evakuasi.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun aparat keamanan, aksi penembakan dan pembakaran pesawat diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Yahukimo. Namun demikian, aparat menegaskan bahwa dugaan tersebut masih terus didalami melalui proses penyelidikan dan pengumpulan barang bukti di lapangan.
Selain fokus pada pengejaran pelaku, aparat keamanan juga meningkatkan pengamanan di sekitar Bandara Ipdeheik dan sejumlah wilayah strategis lainnya di Kabupaten Yahukimo. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan lanjutan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat yang selama ini sangat bergantung pada transportasi udara untuk aktivitas sehari-hari.
Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pilot PT AMA Air dalam insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa prioritas utama aparat saat ini adalah melakukan evakuasi korban, mengamankan lokasi kejadian, melindungi masyarakat sipil, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku. Melalui operasi khusus perebutan cepat dan SAR taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional," ujar Brigjen TNI Riyanto.
Hingga saat ini, Koops TNI Habema memastikan operasi pengejaran terhadap para pelaku masih terus berlangsung. Aparat keamanan juga mengintensifkan patroli di sejumlah wilayah di Yahukimo guna menjaga stabilitas keamanan, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta mendukung keberlangsungan operasional penerbangan perintis yang memiliki peran strategis dalam menunjang konektivitas dan pelayanan publik di Papua Pegunungan.(Red)
