Kompolnas Ungkap Dugaan Penganiayaan di Balik Tewasnya Tiga Polisi Saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Kompolnas Ungkap Dugaan Penganiayaan di Balik Tewasnya Tiga Polisi Saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan


Palangka Raya – detik35. Com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkap temuan awal terkait penyebab gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan operasi penggerebekan terhadap bandar narkotika jenis sabu di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Kompolnas menemukan indikasi kuat bahwa ketiga anggota polisi tersebut diduga menjadi korban penganiayaan sebelum jasad mereka dibuang ke sungai oleh para pelaku yang diduga merupakan keluarga bandar narkoba yang menjadi target operasi.

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, mengatakan sejumlah bukti di lokasi kejadian mengarah pada dugaan tindak penganiayaan terhadap para korban. Namun, ia menegaskan proses penyelidikan secara teknis masih menjadi kewenangan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah.

Sejauh ini, tim gabungan telah mengamankan tiga terduga pelaku, yakni S alias Ateng, istrinya, serta IMP alias Robi. Ketiganya diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian menggunakan senjata tajam jenis parang. Polisi juga masih memburu sejumlah orang lain yang diduga ikut terlibat dalam peristiwa tersebut.

Dalam proses pemeriksaan, penyidik menemukan adanya perubahan keterangan dari tersangka Robi. Pada pemeriksaan awal, ia mengaku tidak mengetahui kejadian penyerangan dan langsung pulang setelah melihat keributan. Namun setelah dikonfrontasi dengan tersangka lain, Robi mengubah keterangannya dengan mengaku sempat menuju lokasi menggunakan perahu bermesin (alkon) serta membantu mendorong perahu tersebut.

Pada pemeriksaan lanjutan, Robi kembali memberikan keterangan berbeda dengan menyebut beberapa nama yang diduga berada di atas perahu menuju lokasi kejadian. Nama-nama tersebut kini menjadi fokus pendalaman penyidik untuk mengungkap peran masing-masing dalam kasus yang menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan.

Penyidik menegaskan seluruh pengakuan para tersangka masih akan diverifikasi melalui pemeriksaan saksi, alat bukti, serta hasil olah tempat kejadian perkara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian dan mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang menewaskan tiga anggota Polri saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan tingginya risiko yang dihadapi aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba. Proses penyidikan masih terus berlangsung guna mengungkap fakta secara menyeluruh dan membawa seluruh pelaku ke hadapan hukum.(Red)