Bareskrim Tangkap 3 Bandar Narkoba Diduga Pembunuh Tiga Polisi Katingan, Jaringan Besar Diburu
![]() |
| Bareskrim Tangkap 3 Bandar Narkoba Diduga Pembunuh Tiga Polisi Katingan, Jaringan Besar Diburu |
JAKARTA – detik35. Com - Bareskrim Polri berhasil menangkap tiga bandar narkoba yang diduga terlibat dalam penyerangan yang menewaskan tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah. Ketiga tersangka ditangkap di Kalimantan Timur saat berupaya melarikan diri usai insiden berdarah tersebut.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengungkapkan penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Subdirektorat IV bersama Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
Tiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial Bio, Perie, dan Ramblan alias Busu. Seluruhnya akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif sekaligus pengembangan penyidikan guna mengungkap jaringan narkotika yang lebih besar.
Menurut Eko, penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain maupun aktor intelektual di balik jaringan peredaran narkoba tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian nasional setelah tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur saat menjalankan operasi penindakan terhadap bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut menjadi salah satu insiden paling tragis dalam pemberantasan narkotika di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian para personel yang gugur, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) anumerta yang berlaku efektif sejak 5 Juli 2026 kepada Ipda (Anumerta) Sumariyanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan negara dan institusi Polri atas dedikasi para Bhayangkara yang gugur saat menjalankan tugas memberantas kejahatan narkotika.
Dengan tertangkapnya tiga tersangka, Bareskrim Polri kini memfokuskan penyidikan pada pengembangan jaringan hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Polri menegaskan komitmennya untuk menindak tegas seluruh pelaku kejahatan narkotika, termasuk siapa pun yang melakukan kekerasan terhadap aparat penegak hukum dalam pelaksanaan tugas.(Red)
