Bahlil Tegaskan Golkar Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Tuntas
![]() |
| Bahlil Tegaskan Golkar Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Tuntas |
JAKARTA – detik35. Com - Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan Partai Golkar akan terus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga masa jabatan berakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat melantik pengurus DPD I Partai Golkar Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (11/7/2026). Menurutnya, Partai Golkar memiliki dua agenda besar, yakni meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang serta memastikan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Bahlil mengajak seluruh kader Golkar memperkuat persatuan dan konsolidasi organisasi dengan merangkul seluruh elemen partai, baik senior maupun junior. Ia menegaskan Golkar lahir dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari petani, nelayan, guru, buruh hingga purnawirawan TNI-Polri.
"Tujuan kita adalah mewujudkan cita-cita proklamasi, menghadirkan kesejahteraan rakyat, serta memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara," ujar Bahlil.
Dalam kesempatan itu, Bahlil juga meminta seluruh jajaran Golkar di Aceh segera melaksanakan musyawarah daerah (Musda) hingga tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa sebagai bagian dari konsolidasi menghadapi agenda politik mendatang.
Selain itu, ia menyoroti kondisi geopolitik global yang masih bergejolak dan berpotensi memengaruhi sektor ekonomi serta energi nasional. Karena itu, Golkar diminta berada di garis depan mendukung seluruh program pemerintah, termasuk pembangunan di Provinsi Aceh.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, M. Salim Fakhry, optimistis perolehan kursi Golkar di Aceh akan meningkat pada pemilu mendatang. Saat ini, Golkar Aceh memiliki 88 anggota DPRD kabupaten/kota, anggota DPRA, serta tiga anggota DPR RI.
Komitmen Golkar untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga tuntas menjadi salah satu pesan utama Bahlil kepada seluruh kader sebagai bagian dari upaya memperkuat stabilitas politik dan mendukung keberlanjutan pembangunan nasional.(Red)
