Pramono Anung Janji Dampingi Keluarga Balita yang Tewas di Lubang Proyek Pemprov Jakarta

Pramono Anung Janji Dampingi Keluarga Balita yang Tewas di Lubang Proyek Pemprov Jakarta


Jakarta -- detik35. Com - Gubernur Jakarta, , menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya seorang balita berinisial I (4) yang terjatuh ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi milik Pemerintah Provinsi Jakarta di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jakarta telah bergerak cepat memberikan pendampingan kepada keluarga korban sejak peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (28/6/2026). Seluruh kebutuhan keluarga yang berkaitan dengan musibah itu juga dipastikan akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

"Pemerintah Jakarta merasa sangat berduka dan kehilangan atas peristiwa ini," ujar Pramono saat ditemui di , Senin (29/6/2026).

Menurut Pramono, dirinya telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah wilayah, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, untuk memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban selama proses penanganan berlangsung. Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah telah diberikan sejak malam kejadian.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, korban saat itu tengah menemani ibunya berjualan teh hingga larut malam. Sekitar pukul 23.50 WIB, korban diduga memasuki area proyek pembangunan yang seharusnya tertutup bagi masyarakat umum. Di lokasi tersebut terdapat lubang untuk proses pengecoran yang kemudian menjadi lokasi terjadinya kecelakaan.

Pramono menjelaskan bahwa proyek pembangunan lapangan multifungsi tersebut merupakan bagian dari program pembangunan fasilitas publik yang dilaksanakan melalui skema corporate social responsibility (CSR).

Terkait kemungkinan langkah hukum yang akan ditempuh keluarga korban, Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jakarta menghormati sepenuhnya hak keluarga untuk menempuh jalur hukum apabila dianggap perlu.

Peristiwa tragis ini kembali menyoroti pentingnya penerapan standar keselamatan dan pengamanan yang ketat pada setiap proyek pembangunan, khususnya yang berada di kawasan permukiman dan mudah diakses masyarakat.(Red)