Pangkas Mobil Dinas, Pemkab Lumajang Alihkan Anggaran untuk Tambah Angkutan Pelajar
![]() |
| Pangkas Mobil Dinas, Pemkab Lumajang Alihkan Anggaran untuk Tambah Angkutan Pelajar |
LUMAJANG – detik35. Com - Pemerintah Kabupaten Lumajang mengambil langkah berbeda dalam menerapkan efisiensi anggaran. Di saat banyak daerah fokus memangkas belanja operasional, Pemkab Lumajang justru mengalihkan hasil penghematan untuk memperkuat layanan publik dengan menambah armada angkutan pelajar.
Kebijakan tersebut diumumkan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, setelah memberlakukan pembatasan penggunaan kendaraan dinas roda empat bagi pejabat yang tidak berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat. Langkah itu dilakukan untuk memastikan anggaran daerah lebih banyak digunakan bagi program yang menyentuh kebutuhan warga.
Menurut Indah, efisiensi tidak boleh hanya berhenti pada pengurangan pengeluaran pemerintah, tetapi harus menghasilkan manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam pemanfaatan dana hasil penghematan.
Pemkab Lumajang berencana menambah armada angkutan pelajar pada jalur Pasirian–Lumajang dan Tempeh–Lumajang, dua rute yang selama ini menjadi akses utama ribuan siswa menuju sekolah di kawasan perkotaan.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurangi beban biaya transportasi yang selama ini ditanggung keluarga pelajar sekaligus menyediakan sarana perjalanan yang lebih aman dan terjangkau. Selain mendukung akses pendidikan, program ini juga berpotensi menekan penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar yang kerap menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, kendaraan dinas yang tetap diperbolehkan beroperasi adalah armada yang digunakan untuk pelayanan publik, seperti layanan administrasi kependudukan dan kendaraan operasional yang menunjang kebutuhan masyarakat secara langsung.
Langkah Pemkab Lumajang dinilai menjadi contoh bahwa efisiensi anggaran tidak selalu identik dengan pengurangan layanan. Sebaliknya, penghematan dapat diarahkan untuk memperkuat program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan transportasi publik.
Dengan penambahan armada angkutan pelajar, pemerintah daerah berharap akses pendidikan semakin merata, terutama bagi siswa yang berasal dari wilayah pinggiran dan harus menempuh perjalanan cukup jauh setiap hari. Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemkab Lumajang dalam memastikan setiap rupiah anggaran daerah memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.(Red)
