Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Besok

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Besok

JAKARTA – detik35. Com - Presiden Republik Indonesia, , dijadwalkan menghadiri sekaligus memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang akan digelar di , Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026). Meski demikian, kepastian kehadiran kepala negara masih menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, , mengatakan informasi terkait kehadiran Presiden akan disampaikan lebih lanjut oleh Sekretaris Kabinet, .

Menurut Qodari, dirinya telah menerima undangan untuk menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan berlangsung di Gedung Pancasila. Ia menyebut agenda tersebut tetap dijadwalkan berlangsung sebagaimana peringatan tahun-tahun sebelumnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan agenda kenegaraan penting yang dilaksanakan setiap tanggal 1 Juni untuk mengenang lahirnya dasar negara Indonesia yang disampaikan oleh Presiden pertama RI, , dalam sidang BPUPKI pada tahun 1945.

Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun sebelumnya, Presiden Prabowo hadir langsung dan bertindak sebagai inspektur upacara di Gedung Pancasila. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat negara, menteri kabinet, anggota TNI dan Polri, tokoh masyarakat, pelajar, mahasiswa, serta berbagai elemen bangsa.

Dalam amanatnya saat itu, Presiden menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai tantangan global dan dinamika sosial yang terus berkembang.

Selain pelaksanaan upacara bendera, rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 juga akan diisi dengan pembacaan teks Pancasila, sambutan dari pimpinan , serta penampilan budaya yang mencerminkan keberagaman dan semangat persatuan Indonesia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tahunnya menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, toleransi, gotong royong, serta persatuan yang menjadi dasar kehidupan bernegara di Indonesia.(Red)