Makkah Dipadati 1,7 Juta Jemaah Haji, Arab Saudi Perketat Pengamanan dan Layanan Digital

Makkah Dipadati 1,7 Juta Jemaah Haji, Arab Saudi Perketat Pengamanan dan Layanan Digital


Jakarta,detik35.Com.- Pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 M mencatat lonjakan jumlah jemaah yang signifikan. Pemerintah mengumumkan total jemaah haji tahun ini mencapai 1.707.301 orang yang memadati Kota Suci dan Madinah.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 2,04 persen dibanding musim haji 2025 yang tercatat sebanyak 1.673.230 jemaah. Dengan demikian, terdapat tambahan sekitar 34.071 jemaah tahun ini.

Mayoritas jemaah berasal dari luar negeri dengan jumlah mencapai 1.546.655 orang. Sementara sisanya sebanyak 160.646 orang merupakan warga lokal dan ekspatriat yang tinggal di Arab Saudi.

Lonjakan jumlah jemaah terjadi di tengah situasi geopolitik kawasan Timur Tengah yang masih dibayangi ketegangan regional. Meski demikian, minat umat Islam dunia untuk menunaikan ibadah haji tetap tinggi.

Pemerintah Arab Saudi menyebut peningkatan jumlah jemaah tidak lepas dari berbagai langkah reformasi layanan haji yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari penyederhanaan regulasi, percepatan layanan imigrasi, hingga pemanfaatan sistem digital untuk pengendalian massa dan operasional lapangan.

Selain itu, otoritas Saudi juga memperluas fasilitas di berbagai pintu masuk negara guna mempercepat arus kedatangan jemaah sekaligus menjaga keamanan selama puncak musim haji berlangsung.

Transportasi udara masih menjadi jalur utama kedatangan jemaah internasional. Sebanyak 1.485.729 jemaah tercatat tiba melalui bandara-bandara internasional di Arab Saudi. Sementara 54.429 jemaah masuk lewat jalur darat dan 6.497 lainnya menggunakan jalur laut.

Salah satu program unggulan yang kembali menjadi andalan adalah Makkah Route Initiative. Program ini memungkinkan jemaah menyelesaikan proses imigrasi, pemeriksaan paspor, dan bea cukai langsung dari bandara negara asal sebelum terbang ke Arab Saudi.

Tahun ini, jumlah pengguna layanan jalur cepat tersebut meningkat tajam hingga 23,7 persen, dari sebelumnya 314.337 orang menjadi 388.694 jemaah. Dengan sistem itu, jemaah dapat langsung menuju hotel setibanya di Arab Saudi tanpa harus mengantre panjang di bandara kedatangan.

Untuk mendukung kelancaran operasional haji, pemerintah Arab Saudi juga menambah jumlah petugas menjadi 441.049 personel, naik dibanding tahun lalu yang mencapai 420.070 orang. Petugas tersebut terdiri dari unsur keamanan, kesehatan, logistik, hingga layanan darurat yang disiagakan penuh selama musim haji berlangsung.

Sementara itu, jumlah relawan tercatat menurun sekitar 22,7 persen menjadi 26.701 orang. Seluruh data operasional haji tersebut bersumber dari administrasi resmi Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dan Otoritas Umum Statistik Saudi.(Red)