Wamenhan Tinjau Pendaratan Jet Tempur TNI AU di Tol Lampung

Wamenhan Tinjau Pendaratan Jet Tempur TNI AU di Tol Lampung

Lampung – detik35.com - Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, meninjau langsung uji coba pendaratan pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) di ruas Tol Terbanggi Besar–Pemantang Panggang–Kayu Agung, Provinsi Lampung, Rabu (11/2). Uji coba ini merupakan bagian dari strategi penguatan kesiapsiagaan pertahanan udara nasional melalui pemanfaatan infrastruktur sipil sebagai landasan darurat dalam situasi tertentu.

Pendaratan pesawat tempur di ruas jalan tol tersebut menunjukkan tingkat kesiapan operasional TNI AU dalam menghadapi berbagai skenario darurat. Ruas tol yang digunakan memiliki lebar sekitar 24 meter, lebih sempit dibandingkan landasan pacu bandara pada umumnya, namun tetap mampu mendukung pendaratan pesawat tempur secara aman dan terkontrol.

Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menegaskan, konsep pemanfaatan jalan tol sebagai landasan darurat merupakan bagian dari doktrin pertahanan negara untuk memastikan setiap pulau besar di Indonesia memiliki alternatif pangkalan udara. Dengan adanya opsi tersebut, kesinambungan operasi pertahanan dapat tetap terjaga apabila pangkalan utama mengalami gangguan akibat bencana alam, kondisi teknis, maupun situasi darurat lainnya.

“Pemanfaatan infrastruktur sipil ini menjadi elemen penting dalam menjaga mobilitas dan kesiapan kekuatan udara nasional,” ujar Wamenhan saat meninjau kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Wamenhan juga menyampaikan apresiasi atas profesionalisme dan kemampuan penerbang TNI AU yang berhasil mendaratkan pesawat tempur di ruas tol dengan tingkat presisi tinggi. Keberhasilan uji coba ini dinilai mencerminkan kesiapan sumber daya manusia serta kematangan sistem pelatihan dan doktrin operasi TNI AU.

Uji coba pendaratan pesawat tempur di jalan tol ini sekaligus menegaskan adanya sinergi antara pembangunan infrastruktur nasional dan kepentingan pertahanan negara. Pemerintah menilai, selain mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi, infrastruktur strategis seperti jalan tol juga memiliki nilai tambah sebagai bagian dari sistem pertahanan nasional.

Ke depan, Kementerian Pertahanan bersama TNI akan terus mengkaji dan mengembangkan konsep pemanfaatan infrastruktur sipil guna memperkuat ketahanan dan kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks dan dinamis.(Red)