Perkuat Sinergi Daerah dan Pusat, HDCU Hadiri Rakornas 2026 Menuju Indonesia Emas 2045

Perkuat Sinergi Daerah dan Pusat, HDCU Hadiri Rakornas 2026 Menuju Indonesia Emas 2045

Bogor —  detik35. Com - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Rakornas tersebut turut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, serta diikuti oleh para menteri kabinet, kepala lembaga negara, gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045,” Rakornas menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan, program pembangunan, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya soliditas dan kesatuan langkah seluruh elemen pemerintahan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Presiden juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada efektivitas pelaksanaan program di daerah.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam Rakornas ini merupakan wujud komitmen untuk mendukung penuh agenda prioritas nasional yang telah ditetapkan Presiden dan Wakil Presiden RI.

“Sinergi pusat dan daerah adalah kunci utama. Pemerintah Provinsi Sumsel siap menerjemahkan dan mengimplementasikan program prioritas nasional agar selaras dengan kebutuhan dan potensi daerah,” ujar Herman Deru.

Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menambahkan, Rakornas ini juga menjadi momentum penting bagi daerah untuk menyampaikan aspirasi, tantangan, serta inovasi pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan di daerah masing-masing.

Melalui Rakornas ini, diharapkan tercipta kesamaan visi, keselarasan program, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna mempercepat pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mempersiapkan Indonesia menyongsong satu abad kemerdekaan pada tahun 2045.(Red)