Gaji Polisi Tamatan Sarjana 2026, Segini Penghasilan Perwira Polri Jalur SIPSS
![]() |
| Gaji Polisi Tamatan Sarjana 2026, Segini Penghasilan Perwira Polri Jalur SIPSS |
JAKARTA – detik35.com - Informasi mengenai gaji polisi tamatan sarjana kembali menjadi perhatian publik. Lulusan S1 yang bergabung dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki jalur karier tersendiri melalui program Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).
Melalui jalur ini, peserta yang lulus seleksi dan pendidikan akan langsung dilantik sebagai Perwira Pertama dengan pangkat awal Ipda (Inspektur Polisi Dua). Berbeda dengan jalur Bintara atau Tamtama yang dimulai dari pangkat bawah, lulusan sarjana langsung menempati jenjang perwira.
SIPSS biasanya dibuka untuk jurusan yang dibutuhkan institusi, seperti hukum, kedokteran, psikologi, teknik informatika, akuntansi, komunikasi, dan sejumlah bidang strategis lainnya sesuai kebutuhan organisasi.
Gaji Pokok Perwira Polri Lulusan S1
Besaran gaji pokok polisi tamatan sarjana mengikuti ketentuan golongan perwira dan masa kerja golongan (MKG). Untuk pangkat awal Ipda, gaji pokok berkisar antara Rp2.700.000 hingga Rp4.400.000 per bulan.
Seiring kenaikan pangkat dan masa kerja, nominal tersebut meningkat. Pada jenjang Iptu (Inspektur Polisi Satu), gaji pokok berada di kisaran Rp3.000.000 hingga Rp4.900.000 per bulan. Sementara pada tingkat AKP (Ajun Komisaris Polisi), gaji pokok dapat mencapai Rp3.400.000 hingga Rp5.600.000 per bulan.
Kenaikan pangkat sendiri dipengaruhi oleh masa dinas, penilaian kinerja, pendidikan lanjutan, serta kebutuhan organisasi.
Tunjangan Jadi Komponen Terbesar
Selain gaji pokok, perwira Polri menerima sejumlah tunjangan yang menjadi komponen utama penghasilan. Tunjangan Kinerja (Tukin) menjadi bagian terbesar, dengan kisaran Rp3.000.000 hingga Rp8.000.000 per bulan untuk perwira pertama, tergantung kelas jabatan dan satuan kerja.
Anggota juga memperoleh tunjangan keluarga berupa tunjangan istri/suami serta tunjangan anak maksimal dua orang. Bagi yang menduduki jabatan struktural atau fungsional tertentu, tersedia tunjangan jabatan.
Polisi yang bertugas di wilayah khusus seperti daerah perbatasan, terpencil, atau daerah dengan tingkat kerawanan tinggi juga berhak menerima tunjangan wilayah dan operasional.
Di luar penghasilan tunai, Polri menyediakan fasilitas negara berupa rumah dinas atau tunjangan perumahan, layanan kesehatan bagi anggota dan keluarga, serta kesempatan pendidikan dan pelatihan untuk pengembangan karier.
Estimasi Total Penghasilan
Jika digabungkan antara gaji pokok dan berbagai tunjangan, total penghasilan seorang Ipda pada awal karier dapat mencapai kisaran Rp6 juta hingga Rp12 juta per bulan, tergantung jabatan dan lokasi penugasan.
Sementara untuk perwira dengan pangkat Iptu atau AKP yang telah memegang jabatan tertentu, total penghasilan bisa berada di kisaran Rp10 juta hingga Rp18 juta per bulan atau lebih.
Dengan struktur penghasilan dan jenjang karier tersebut, jalur SIPSS menjadi pilihan menarik bagi lulusan sarjana yang ingin mengabdi sebagai aparat penegak hukum sekaligus membangun karier profesional di institusi kepolisian.(Red)
