Mendes Yandri Gaungkan Perang Narkoba dari Lahat

Mendes Yandri Gaungkan Perang Narkoba dari Lahat

Lahat –detik35.Com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan komitmen pemerintah dalam memerangi penyalahgunaan narkoba hingga ke pelosok desa. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Akselerasi Asta Cita Presiden RI dalam Rangka Mewujudkan Kabupaten Bersih Narkoba (Bersinar) Menuju Indonesia Emas yang digelar di GOR Bukit Tunjuk, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Kamis (22/1/2026).

Dalam sambutannya, Mendes Yandri menyebut narkoba telah menyusup ke desa-desa bahkan hingga dusun, sehingga menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Menurutnya, kondisi ini merupakan “lampu kuning” yang harus segera direspons dengan langkah nyata dan kolaboratif. Salah satu upaya strategis yang didorong Kemendes PDT adalah penguatan program Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar) yang dilaksanakan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN).

Selain perang terhadap narkoba, Mendes Yandri juga mengajak seluruh elemen masyarakat desa untuk bersama-sama melawan ancaman lain seperti judi online. Kemendes PDT, lanjutnya, akan terus menggiatkan berbagai aktivitas positif di desa agar generasi muda dan masyarakat terlibat dalam kegiatan produktif. Melalui 12 Program Prioritas, warga desa didorong aktif berpartisipasi dalam pembangunan berbasis potensi lokal.

Saat ini, Kemendes PDT juga mengembangkan program desa tematik, seperti Desa Ikan Nila, Desa Ayam Petelur, dan Desa Daging yang diharapkan menjadi pemasok program nasional Makan Bergizi Gratis. Program desa tematik tersebut dinilai mampu menciptakan circular economy yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu, terdapat pula pengembangan Desa Ekspor dan Desa Wisata sebagai solusi positif menjawab berbagai tantangan ekonomi dan sosial di perdesaan.

“Dari Lahat hari ini, kita gaungkan dan mantapkan hati bahwa narkoba adalah musuh nyata bangsa saat ini,” tegas Mendes Yandri.

Sementara itu, Kepala BNN Suyudi Ario Seto menekankan pentingnya ketahanan generasi muda, khususnya usia 16 hingga 35 tahun, agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkotika. Ia mengingatkan bahwa narkotika kini hadir dalam berbagai bentuk baru, tidak hanya ganja, sabu, kokain, dan ekstasi, tetapi juga dikemas dalam liquid vape serta minuman sachet. Karena itu, generasi muda perlu dibekali ilmu agama yang kuat serta literasi yang memadai tentang bahaya narkotika.

Komjen Suyudi juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang telah membentuk Relawan Anti Narkoba sebagai garda terdepan pencegahan di tingkat desa. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Deklarasi Indonesia Bersinar sebagai wujud nyata komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Usai acara, Mendes Yandri bersama Kepala BNN melakukan kunjungan ke Kantor BNN Kabupaten Lahat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR Sri Meliyana, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang, Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Kakor Binmas Kalingga, Yuddy Krisnandi, serta unsur Forkopimda Kabupaten Lahat. Mendes Yandri juga didampingi Dirjen PEID Tabrani dan Kepala BPI Mulyadin Malik.(Red)