Kapolri Tegas Tolak Wacana Menteri Kepolisian: “Lebih Baik Saya Jadi Petani”

Kapolri Tegas Tolak Wacana Menteri Kepolisian: “Lebih Baik Saya Jadi Petani”


Jakarta – detik35. Com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah struktur kementerian, termasuk gagasan pembentukan jabatan Menteri Kepolisian. Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Di hadapan anggota DPR RI, Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa selama berlangsungnya diskusi mengenai perubahan kelembagaan Polri, dirinya bahkan sempat menerima pesan pribadi melalui WhatsApp yang menawarkan kemungkinan ia menjabat sebagai Menteri Kepolisian apabila wacana tersebut direalisasikan.

Namun, tawaran itu langsung ditolaknya secara tegas. Kapolri menilai penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi melemahkan independensi dan posisi strategis institusi kepolisian dalam sistem ketatanegaraan.

“Saya menolak polisi di bawah kementerian. Dan kalaupun saya yang menjadi Menteri Kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” tegas Jenderal Listyo Sigit Prabowo di hadapan Komisi III DPR RI.

Menurut Kapolri, Polri harus tetap berdiri sebagai lembaga negara yang independen dan profesional, sebagaimana diamanatkan dalam reformasi sektor keamanan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menekankan bahwa independensi Polri sangat penting untuk menjaga penegakan hukum yang objektif, bebas dari intervensi politik, serta tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pernyataan tegas Kapolri tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pimpinan Polri menutup ruang kompromi terhadap wacana perubahan struktur kelembagaan yang dinilai dapat menggerus kewenangan dan profesionalisme Polri.(Red)