Awal 2026, Presiden Prabowo Tinjau Hunian Korban Bencana di Aceh Tamiang
![]() |
| Awal 2026, Presiden Prabowo Tinjau Hunian Korban Bencana di Aceh Tamiang |
Aceh Tamiang – detik35. Com - Mengawali hari pertama Tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam pemulihan pascabencana dengan meninjau langsung pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau 600 unit pertama dari total 15.000 rumah hunian yang tengah dibangun oleh Danantara.
Selain melakukan peninjauan lapangan, Presiden Prabowo juga memimpin rapat koordinasi percepatan pemulihan pascabencana bersama jajaran kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri. Rapat tersebut membahas progres pembangunan hunian, pemulihan infrastruktur dasar, serta langkah-langkah lanjutan untuk memastikan masyarakat dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal dan berkelanjutan.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara tidak boleh absen dalam situasi darurat maupun pascabencana. Menurutnya, kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, tidak hanya melalui bantuan darurat, tetapi juga melalui pembangunan hunian yang layak, aman, dan manusiawi.
“Pemulihan tidak boleh berjalan lambat. Rakyat harus segera memiliki tempat tinggal yang layak agar dapat bangkit dan melanjutkan kehidupannya,” tegas Presiden dalam rapat koordinasi tersebut.
Dalam kurun waktu satu bulan pascabencana, pemerintah bergerak cepat dan terukur. Hingga awal Januari 2026, tercatat lebih dari 1.000 unit rumah hunian telah rampung dan siap dihuni di tiga provinsi terdampak bencana. Pembangunan akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh target terpenuhi, seiring dengan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas publik.
Hunian yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, melainkan dirancang sebagai kawasan permukiman yang layak huni. Setiap unit dilengkapi dengan akses air bersih, sambungan listrik, jalan lingkungan yang memadai, tempat ibadah, fasilitas bermain anak, serta akses wifi gratis. Penyediaan sarana tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial, pendidikan, dan ekonomi warga terdampak.
Pemerintah juga memastikan bahwa pembangunan hunian disertai dengan pemulihan fasilitas publik lainnya, seperti sekolah, layanan kesehatan, serta akses transportasi, agar roda kehidupan masyarakat dapat kembali berputar secara normal. Pendekatan pemulihan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah pusat, daerah, serta dukungan berbagai pihak.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh Tamiang pada awal tahun ini menjadi simbol kuat kehadiran negara dalam menjamin keselamatan, kesejahteraan, dan masa depan rakyatnya. Pemerintah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada pemulihan kualitas hidup, martabat, dan ketahanan sosial masyarakat terdampak.
Dengan langkah cepat dan terukur tersebut, pemerintah optimistis proses pemulihan pascabencana dapat berjalan sesuai target, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi pembangunan yang lebih tangguh dan berkelanjutan di wilayah terdampak.(Red)
