Puluhan Siswa SMA Negeri 1 Sampang Cilacap Dirawat, Diduga Usai Santap MBG
![]() |
| Puluhan Siswa SMA Negeri 1 Sampang Cilacap Dirawat, Diduga Usai Santap MBG |
CILACAP — detik35. Com - Dugaan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini, sejumlah siswa SMA Negeri 1 Sampang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami mual, muntah, diare, pusing, lemas, hingga sakit perut.
Peristiwa tersebut mulai terungkap pada Rabu (23/9/2026), setelah semakin banyak siswa mengeluhkan kondisi serupa. Sebagian siswa kemudian mendapat penanganan medis di sekolah, puskesmas, hingga rumah sakit.
Keluhan awal disebut mulai dirasakan sejumlah siswa pada Selasa (22/9/2026) malam. Kondisi tersebut berlanjut pada Rabu pagi hingga siang, ketika lebih banyak siswa mengalami gejala yang hampir sama.
Menu MBG yang dikonsumsi para siswa diduga berkaitan dengan munculnya keluhan tersebut. Namun, hingga kini belum ada kesimpulan mengenai penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut karena masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Salah seorang siswa kelas XI, Ariski, mengatakan dirinya hanya menyantap lauk ayam bumbu kuning dari menu MBG karena membawa nasi dari rumah.
Awalnya, Ariski mengaku tidak merasakan keluhan apa pun. Namun, setelah pulang sekolah, perutnya mulai terasa sakit dan pada malam hari mengalami diare.
Kondisinya sempat membaik, tetapi kemudian kembali menurun ketika berada di sekolah. Ia merasakan mual dan sakit perut hingga akhirnya mendapat penanganan di UKS sebelum dibawa ke Puskesmas Sampang.
Menurut Ariski, sekitar 22 siswa di kelasnya mengalami keluhan serupa.
Sementara itu, siswa kelas X, Yesilia Swita, mengaku mengalami mual, pusing, diare dan lemas setelah mengonsumsi ayam serta sayur kangkung dari menu MBG.
Keluhan mulai dirasakan sekitar pukul 21.00 WIB dan kembali memburuk sekitar pukul 03.00 WIB. Pada pagi harinya, Yesilia mengalami muntah dan diare sehingga mendapat penanganan di Puskesmas Sampang.
Setelah mendapatkan pengobatan, kondisinya dilaporkan mulai membaik.
Dinkes Turunkan Tim Kesehatan
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Cilacap langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan mengenai siswa yang mengalami gejala tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes PPKB Cilacap, dr Retno Purwati, mengatakan pihaknya menerima informasi sekitar pukul 11.44 WIB pada Rabu (23/9/2026).
Setelah menerima laporan, Dinkes meminta Puskesmas Sampang melakukan pengecekan dan penanganan terhadap para siswa.
Tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas di sekitar Sampang kemudian dikerahkan untuk membantu penanganan, di antaranya dari Puskesmas Maos, Adipala 1, Adipala 2, dan Kesugihan 1.
"Keluhannya rata-rata diare, mual, muntah, lemas, dan perutnya sakit," kata Retno.
Berdasarkan data sementara Dinkes PPKB Cilacap, sebanyak 70 siswa mendapatkan obat di sekolah.
Selain itu, 15 siswa menjalani rawat jalan di Puskesmas Sampang, sementara enam siswa menjalani rawat inap di puskesmas tersebut.
Sebanyak 19 siswa juga dirujuk ke RSUD Cilacap untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Dinkes masih melakukan pendataan terhadap siswa yang mengalami keluhan. Pemeriksaan lebih lanjut juga diperlukan untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa.
Dengan demikian, dugaan keterkaitan dengan menu MBG masih menjadi bagian dari proses pemeriksaan dan belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti.
Pihak terkait masih melakukan penanganan terhadap para siswa sekaligus menelusuri faktor yang menyebabkan munculnya gejala secara bersamaan tersebut.(Red)
