Pakuwon Group Bantah Isu Keamanan di Balik Pemasangan Pagar Mal, Sebut Demi Keselamatan dan Penataan Kawasan

Pakuwon Group Bantah Isu Keamanan di Balik Pemasangan Pagar Mal, Sebut Demi Keselamatan dan Penataan Kawasan


Jakarta – detik35. Com. - Pakuwon Group membantah isu yang beredar di media sosial terkait pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaannya, termasuk Mal Kota Kasablanka (Kokas) di Jakarta dan beberapa mal di Surabaya. Manajemen menegaskan, pemasangan pagar tersebut tidak berkaitan dengan kondisi keamanan, situasi ekonomi, maupun antisipasi terhadap potensi gangguan tertentu.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, menjelaskan bahwa pemasangan pagar dilakukan sebagai bagian dari peningkatan aspek keselamatan pengunjung sekaligus penataan kawasan. Menurutnya, area mal yang terbuka lebar berpotensi membahayakan masyarakat karena banyak pejalan kaki menyeberang dan keluar masuk secara sembarangan.

"Area mal terbuka sangat luas. Banyak orang menyeberang atau masuk dari berbagai titik tanpa memperhatikan keselamatan. Pagar dipasang untuk mengarahkan akses agar lebih tertib dan aman," ujar Sutandi.

Ia menepis anggapan bahwa pemagaran dilakukan karena adanya informasi mengenai ancaman keamanan. Menurutnya, spekulasi tersebut tidak memiliki dasar.

"Pakuwon bukan peramal. Kami tidak tahu akan terjadi apa. Jadi, jangan mengaitkan pemasangan pagar dengan isu-isu yang tidak benar," katanya.

Sutandi juga menjelaskan bahwa sejumlah properti Pakuwon sebenarnya telah lama menggunakan pagar. Salah satunya Royal Plaza Surabaya yang telah dipagari sejak 2006. Namun, pagar lama kini diperbarui karena mengalami kerusakan akibat usia dan paparan cuaca.

Selain Royal Plaza, konsep pagar serupa telah lebih dahulu diterapkan di Blok M Plaza, Jakarta. Desain pagar yang kini dipasang di berbagai mal Pakuwon mengacu pada konsep tersebut agar memiliki identitas visual yang seragam di seluruh jaringan properti perusahaan.

Menurutnya, pembaruan pagar juga merupakan bagian dari upaya mempercantik kawasan seiring berkembangnya berbagai proyek dan kawasan milik Pakuwon Group.

"Kami terus melakukan peningkatan kualitas fasilitas. Seiring perkembangan zaman dan kawasan yang semakin maju, sudah saatnya dilakukan pembaruan," ujarnya.

Pakuwon Group berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang berkembang di media sosial dan tetap melihat pemasangan pagar sebagai bagian dari peningkatan keselamatan, kenyamanan, serta estetika kawasan pusat perbelanjaan.

Sebelumnya, pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal sempat memicu beragam spekulasi publik. Namun, pihak Istana, aparat kepolisian, asosiasi pengelola pusat perbelanjaan, hingga manajemen mal telah menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan kebijakan pengelolaan kawasan dan tidak berkaitan dengan adanya ancaman keamanan.(Red)