Jepang Kecam Keras Kunjungan Putin ke Kepulauan Kuril

Jepang Kecam Keras Kunjungan Putin ke Kepulauan Kuril


Tokyo — detik35. Com - Pemerintah Jepang mengecam keras kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Kepulauan Kuril, Kamis (13/8/2026). Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menilai kunjungan tersebut tidak dapat diterima karena wilayah itu masih menjadi sengketa antara Jepang dan Rusia.

Putin dilaporkan mengunjungi Pulau Iturup, yang oleh Jepang disebut Etorofu, salah satu dari empat pulau paling selatan Kepulauan Kuril yang diklaim kedua negara. Dalam kunjungan tersebut, Putin disebut berinteraksi dengan warga setempat dan mencicipi sejumlah produk lokal.

Takaichi menyatakan kunjungan Putin semakin memperburuk sentimen masyarakat Jepang terhadap Rusia. Ia juga menegaskan bahwa Jepang memandang kepulauan tersebut sebagai wilayah yang secara historis dan berdasarkan hukum internasional merupakan bagian dari Jepang.

Sengketa Kepulauan Kuril telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi salah satu faktor yang membuat Jepang dan Rusia belum menandatangani perjanjian perdamaian secara resmi setelah Perang Dunia II.

Pada akhir Perang Dunia II, Uni Soviet mengambil alih kepulauan tersebut dan sekitar 17.000 warga Jepang dilaporkan kemudian dideportasi. Hingga kini, empat pulau paling selatan berada di bawah administrasi Rusia, sementara Jepang terus menyatakan klaim atas wilayah tersebut.

Perselisihan semakin memanas setelah Jepang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia menyusul invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.

Selain memiliki nilai historis dan politik, Kepulauan Kuril juga memiliki arti strategis bagi Rusia. Moskwa dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan kehadiran militernya di kawasan tersebut, termasuk menjadikan Pulau Iturup sebagai salah satu pangkalan udara militernya.

Kunjungan Putin pun berpotensi kembali meningkatkan ketegangan hubungan Rusia-Jepang di kawasan Asia Timur.(Red)