JEPANG BUKA PINTU BESAR! 100 RIBU WNI DITARGET KERJA TIAP TAHUN
![]() |
| Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie |
JAKARTA — detik35. Com - Peluang kerja bagi warga negara Indonesia di Jepang bakal dibuka dalam jumlah besar. Pemerintah menyebut Jepang menawarkan kesempatan kerja hingga 100.000 WNI setiap tahun di tengah kebutuhan tenaga kerja Negeri Sakura yang terus meningkat.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengungkapkan kabar tersebut setelah mengikuti rapat pimpinan di lingkungan Kementerian Diktisaintek.
Menurut Stella, informasi mengenai peluang tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Prof. Badri Munir Sukoco. Jepang disebut tengah membutuhkan tenaga kerja sehingga Indonesia mendapat peluang untuk mengisi kebutuhan tersebut.
Untuk menindaklanjutinya, Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengarahkan pembentukan satuan tugas yang akan mengoordinasikan career center di berbagai perguruan tinggi.
Satgas tersebut akan merancang pola pelatihan dan peningkatan kompetensi agar tenaga kerja Indonesia yang dikirim ke Jepang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Target yang dipasang pemerintah cukup besar, yakni menyiapkan 100.000 orang setiap tahun untuk bekerja di Jepang.
Peluang tersebut sekaligus memperkuat berbagai program pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia untuk pasar internasional.
Kementerian Ketenagakerjaan sebelumnya telah menjalankan program Magang IM Japan sejak 1993. Program tersebut telah meluluskan sekitar 45.000 alumni dan memberikan pembekalan keterampilan teknis sesuai bidang pekerjaan.
Selain itu, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia juga menyiapkan program SMK Go Global. Program ini diarahkan untuk membekali lulusan dengan keterampilan yang dibutuhkan negara tujuan kerja, termasuk Jepang.
Pendaftaran SMK Go Global paruh kedua 2026 dijadwalkan dibuka pada 12 Agustus 2026. Tahap awal menyasar peserta yang telah memiliki keterampilan di bidang keperawatan, manufaktur, konstruksi, pengelasan, perhotelan, transportasi, dan pertanian.
Sementara bagi calon pekerja yang belum memiliki keterampilan tersebut, pemerintah menyiapkan program pembinaan dari dasar yang akan dibuka pada tahun berikutnya.
Peluang 100.000 lapangan kerja per tahun di Jepang menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk memperluas akses kerja internasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Namun, besarnya target pengiriman tenaga kerja harus dibarengi dengan pelatihan, kompetensi, perlindungan, dan kesiapan menghadapi standar kerja internasional agar pekerja Indonesia tidak hanya banyak secara jumlah, tetapi juga unggul dan terlindungi.(Red)
