Said Iqbal Kecam Kasus Penyekapan Buruh Percetakan di Senen, Sebut Praktik "Seperti Zaman Purba"
![]() |
| Said Iqbal Kecam Kasus Penyekapan Buruh Percetakan di Senen, Sebut Praktik "Seperti Zaman Purba" |
Jakarta – detik35. Com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengecam keras kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap tiga buruh lepas industri percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Ia menyebut tindakan yang dilakukan para pelaku sebagai praktik yang tidak manusiawi dan menyerupai "zaman purba".
Said Iqbal menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dengan menjamin perlindungan hukum serta pemulihan menyeluruh bagi para korban. Atas arahan Presiden, pemerintah juga memastikan seluruh biaya pengobatan dan pemulihan trauma psikologis korban akan ditanggung sepenuhnya, termasuk pendampingan oleh tenaga profesional dan tim kuasa hukum.
Kasus ini bermula dari tuduhan sepihak terhadap tiga pekerja percetakan yang diduga melakukan penggelapan limbah pelat cetak. Para korban kemudian mengalami penyekapan, perantaian, kekerasan fisik, hingga pemerasan selama 21 hari. Ironisnya, para korban diketahui hanya menerima upah yang sangat rendah dan tidak memperoleh perlindungan ketenagakerjaan yang memadai.
Menurut pengakuan korban, mereka dipaksa mengakui perbuatan yang dituduhkan melalui intimidasi dan kekerasan. Bahkan, keluarga korban diminta membayar uang tebusan dalam jumlah besar sebagai syarat pembebasan. Peristiwa tersebut akhirnya terungkap setelah aparat kepolisian melakukan penyelamatan dan menangkap para pelaku.
Hingga saat ini, Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dan menahan mereka untuk proses hukum lebih lanjut. Pemerintah berharap penegakan hukum dilakukan secara tegas guna memberikan efek jera serta memastikan perlindungan hak-hak pekerja di Indonesia tetap terjaga.
