Danantara Siapkan Sistem SDM Terintegrasi, Target Seluruh CEO BUMN Berasal dari Talenta Internal pada 2028

Danantara Siapkan Sistem SDM Terintegrasi, Target Seluruh CEO BUMN Berasal dari Talenta Internal pada 2028


Jakarta, detik35.com – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tengah membangun sistem pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang terintegrasi dengan standar internasional di seluruh ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ini bertujuan mencetak pemimpin perusahaan dari talenta internal yang dibina secara berkelanjutan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengelola BUMN, Dony Oskaria, menargetkan mulai tahun 2028 seluruh posisi strategis, termasuk direktur dan chief executive officer (CEO) BUMN, dapat diisi oleh kader yang tumbuh dan berkembang dari dalam perusahaan.

Menurut Dony, strategi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun keberlanjutan kepemimpinan sekaligus memastikan transformasi BUMN berjalan secara konsisten dalam jangka panjang.

Sebagai tahap awal, Danantara menerapkan single grading system dan job value untuk menyelaraskan sistem penilaian jabatan di seluruh grup perusahaan BUMN. Selain itu, disusun pula job requirement dan competency matrix sebagai acuan penempatan talenta berdasarkan kompetensi, kualifikasi, serta hasil asesmen yang objektif.

Melalui sistem tersebut, pengisian jabatan di lingkungan BUMN diharapkan lebih transparan dan profesional sehingga dapat meminimalkan praktik penempatan berdasarkan preferensi atau kedekatan.

Untuk memperkuat pengembangan kepemimpinan, Danantara juga membentuk Danantara Corporate University yang akan menjadi pusat pengembangan sekitar 300 talenta unggulan BUMN. Para peserta akan memperoleh pembekalan kompetensi teknis, kepemimpinan, hingga penguatan soft skills guna mempersiapkan calon pemimpin perusahaan di masa mendatang.

Dony menegaskan bahwa setiap CEO BUMN memiliki tanggung jawab untuk membangun dan mengembangkan talenta penerus. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari peningkatan kinerja perusahaan saat ini, tetapi juga dari kemampuannya menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan.

Program tersebut merupakan bagian dari transformasi BUMN yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat tata kelola perusahaan negara melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kepemimpinan yang berorientasi pada keberlanjutan.(Red)