Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN, Tunjuk Pimpinan Baru
![]() |
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN, Tunjuk Pimpinan Baru |
Jakarta,detik35.Com.- Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala BGN. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dalam pengumumannya, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga menunjuk Lodewijk Paulus dan Sony Sanjaya untuk mengisi posisi pimpinan di Badan Gizi Nasional.
"Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo Hadi.
Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada Dadan Hindayana atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun fondasi kelembagaan serta mengembangkan Badan Gizi Nasional sejak lembaga tersebut dibentuk.
Dadan Hindayana merupakan sosok yang dipercaya memimpin BGN sejak 19 Agustus 2024. Saat itu, BGN dibentuk sebagai lembaga yang bertanggung jawab mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Selain dikenal sebagai pejabat negara, Dadan juga merupakan akademisi yang berkiprah di Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Proteksi Tanaman di IPB sebelum melanjutkan studi doktoral di Jerman, tepatnya di University of Bonn dan Leibniz Universität Hannover.
Sepanjang karier akademiknya, Dadan aktif melakukan penelitian dan menghasilkan berbagai publikasi ilmiah, khususnya di bidang proteksi tanaman, ekologi serangga, dan pengendalian hama pertanian. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, ia memiliki jabatan akademik sebagai lektor dengan kualifikasi pendidikan doktor.
Hingga saat ini belum disampaikan secara rinci alasan di balik pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional tersebut. Namun, keputusan itu menjadi perhatian publik mengingat BGN memegang peran strategis dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah.
Dengan pergantian kepemimpinan ini, pemerintah berharap pelaksanaan berbagai program gizi nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis, dapat terus berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia.(Red)
