Pemerintah Sepakati Kenaikan HET Minyakita, Besaran Masih Menunggu Stabilitas Harga CPO
![]() |
| Pemerintah Sepakati Kenaikan HET Minyakita, Besaran Masih Menunggu Stabilitas Harga CPO |
Jakarta — detik35. Com. -Pemerintah menyepakati rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita menyusul meningkatnya biaya produksi dan distribusi dalam beberapa waktu terakhir.
Keputusan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi tingkat menteri bidang pangan yang digelar di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan penyesuaian harga diperlukan untuk menjaga keberlanjutan pasokan dan distribusi Minyakita di tengah kenaikan berbagai komponen biaya.
Menurut Budi, kenaikan harga bahan baku minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perubahan struktur biaya produksi. Selain itu, lonjakan harga kemasan plastik akibat naiknya harga nafta di pasar global turut memberikan tekanan terhadap biaya produksi minyak goreng.
“Pemerintah telah menyepakati akan melakukan penyesuaian Harga Eceran Tertinggi Minyakita. Namun besaran kenaikannya masih akan ditentukan setelah mempertimbangkan perkembangan harga bahan baku di pasar,” ujar Budi.
Ia menjelaskan harga CPO sempat menyentuh rata-rata Rp 15.445 per kilogram sebelum kembali turun ke kisaran Rp 14.000 per kilogram. Pemerintah saat ini masih memantau pergerakan harga komoditas tersebut guna memastikan kondisi pasar lebih stabil sebelum menetapkan angka kenaikan HET.
Budi menegaskan pemerintah belum menentukan waktu pemberlakuan maupun besaran penyesuaian harga Minyakita. Keputusan final akan diambil setelah harga CPO menunjukkan tren yang lebih normal dan stabil.
Rencana penyesuaian HET ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya yang dilakukan dalam rapat koordinasi di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat menjaga keseimbangan antara keberlangsungan industri, distribusi pasokan, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Minyakita merupakan minyak goreng rakyat yang selama ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Karena itu, setiap perubahan harga akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar serta daya beli masyarakat.(Red)
