Pemerintah Gulirkan Subsidi Kedelai Rp 2.000 per Kilogram untuk Jaga Produksi Tahu dan Tempe
![]() |
| Pemerintah Gulirkan Subsidi Kedelai Rp 2.000 per Kilogram untuk Jaga Produksi Tahu dan Tempe |
Jakarta – detik35. Com - Pemerintah menyiapkan program Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan (SPHP) kedelai sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi Semester II Tahun 2026. Melalui program ini, perajin tahu dan tempe akan memperoleh subsidi harga kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram guna menjaga biaya produksi serta stabilitas harga pangan di dalam negeri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan kuota awal sebanyak 250.000 ton kedelai dengan anggaran sebesar Rp500 miliar. Subsidi akan diberikan apabila harga kedelai berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP), sehingga diharapkan mampu mengurangi beban para perajin.
Menurut Airlangga, kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,5 juta ton setiap tahun. Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah awal melalui pemberian subsidi untuk menjaga ketersediaan bahan baku sekaligus menekan kenaikan biaya produksi yang berpotensi memengaruhi harga tahu dan tempe sebagai sumber protein utama masyarakat.
Selain program subsidi kedelai, pemerintah juga memperpanjang penyaluran bantuan pangan beras selama tiga bulan, yakni Juli hingga September 2026, yang menyasar 33,24 juta penerima manfaat. Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan stimulus ekonomi Semester II 2026 sebesar Rp26,34 triliun yang mencakup bantuan pangan, insentif transportasi, serta program magang dan vokasi guna menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.(Red)
