Sinergi Polisi dan Pemkab OKU Timur Hadapi El Nino, Targetkan Produksi Padi 1 Juta Ton
![]() |
| Sinergi Polisi dan Pemkab OKU Timur Hadapi El Nino, Targetkan Produksi Padi 1 Juta Ton |
Oku Timur,detik35.Com.- Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus memperkuat sektor pertanian sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan daerah di tengah ancaman perubahan iklim dan fenomena El Nino. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pencanangan Gerakan Tanam Padi Menyongsong El Nino dalam rangka mencapai target produksi padi tahun 2026 sebesar 1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) yang digelar di Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., bersama unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan di bidang pertanian. Gerakan tanam bersama tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga produktivitas pertanian meski dihadapkan pada potensi dampak musim kering akibat El Nino.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0403/OKU Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., Kapolres OKU Timur yang diwakili IPTU Swisspo, S.H., M.H., Kajari OKU Timur yang diwakili Kasi PAPBB Sosor A. Pangabean, S.H., M.H., Danramil Buay Madang Kapten Inf Antoni, jajaran Dinas Pertanian OKU Timur, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Kepala Desa Srikaton, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta kelompok tani Desa Srikaton.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan zoom meeting bersama, penanaman padi secara simbolis di area persawahan Desa Srikaton, doa bersama, hingga penutupan acara.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati OKU Timur menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah, mengingat Kabupaten OKU Timur merupakan salah satu lumbung pangan di Sumatera Selatan. Menurutnya, gerakan tanam serentak menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas produksi padi sekaligus mengantisipasi dampak kekeringan yang berpotensi terjadi akibat El Nino.
Ia juga mengajak seluruh petani dan stakeholder pertanian untuk terus bersinergi dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian melalui pengelolaan pola tanam yang baik, pemanfaatan teknologi pertanian, serta optimalisasi irigasi guna mendukung target produksi 1 juta ton GKG pada tahun 2026.
Sementara itu, kehadiran unsur TNI-Polri dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional maupun daerah. Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, aparat juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
Kegiatan gerakan tanam padi bersama ini dipusatkan di lahan persawahan Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang Timur. Para peserta tampak antusias mengikuti penanaman padi secara simbolis bersama Bupati dan unsur Forkopimda sebagai bentuk semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan.
Acara berlangsung hingga pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah Kabupaten OKU Timur berharap melalui gerakan tanam serentak ini, produksi padi daerah tetap terjaga dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim global.(Red)

