Rupiah Melemah ke Rp17.726 per Dolar AS, Tekanan Global dan Kebutuhan Valas Jadi Pemicu
![]() |
| Rupiah Melemah ke Rp17.726 per Dolar AS, Tekanan Global dan Kebutuhan Valas Jadi Pemicu |
Jakarta,detik35.Com.- Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026). Rupiah tercatat bergerak di kisaran Rp17.700 per dolar AS di tengah meningkatnya tekanan eksternal dan tingginya kebutuhan valuta asing di dalam negeri.
Berdasarkan data perdagangan Bloomberg pada pukul 09.21 WIB, rupiah di pasar spot melemah tipis 9 poin atau 0,05 persen ke level Rp17.726 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi saat mayoritas mata uang Asia justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS. Yen Jepang tercatat naik 0,20 persen, dolar Singapura menguat 0,26 persen, sementara won Korea Selatan naik 0,56 persen.
Selain itu, peso Filipina menguat 0,52 persen, rupee India naik 0,53 persen, ringgit Malaysia menguat 0,36 persen, dan baht Thailand melonjak 0,71 persen terhadap dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah dipengaruhi meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat konflik geopolitik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran pasar keuangan internasional. Di sisi lain, tingginya kebutuhan valuta asing di dalam negeri juga turut memberi tekanan pada mata uang Garuda.
Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, terus melakukan berbagai langkah intervensi di pasar valuta asing serta memperkuat instrumen pasar uang domestik. Sebelumnya, Bank Indonesia juga telah menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen guna meredam tekanan terhadap rupiah.
Pelaku pasar kini menantikan langkah lanjutan pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global yang masih bergejolak.(Red)
