Peringati Hari Hipertensi Sedunia, Lidyawati Cik Ujang Edukasi Pelajar Terapkan Gaya Hidup Sehat
![]() |
| Peringati Hari Hipertensi Sedunia, Lidyawati Cik Ujang Edukasi Pelajar Terapkan Gaya Hidup Sehat |
Palembang – detik35. Com - Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan sekaligus Ketua Terpilih Tahun 2026, secara resmi membuka kegiatan edukasi pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah sejak dini serta bahaya merokok dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia di , Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat itu diikuti para pelajar melalui rangkaian senam jantung sehat bersama, edukasi kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan .
Kepala SMA Negeri 10 Palembang, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah kegiatan edukasi kesehatan tersebut.
Dalam sambutannya, Lidyawati Cik Ujang mengatakan peringatan Hari Hipertensi Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah sejak dini.
“Hari ini kita hadir untuk mempromosikan gaya hidup sehat, menjaga keseimbangan gizi, serta mengajak generasi muda menjauhi rokok. Program ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Sumsel di bidang kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan mengingatkan para pelajar agar membiasakan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah risiko penyakit jantung sejak usia muda.
Melalui , pihaknya juga ingin mendorong terbentuknya Klub Jantung Sehat Remaja di lingkungan sekolah sebagai wadah edukasi dan pembinaan kesehatan bagi para siswa.
“Melalui Yayasan Jantung Indonesia Sumsel, kami ingin memfasilitasi anak-anak dan remaja agar lebih peduli terhadap kesehatan jantungnya. Harapan kami setelah kegiatan ini nantinya dapat terbentuk Klub Jantung Sehat Remaja di sekolah,” tambahnya.
Ia menegaskan kesehatan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda. Karena itu, edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan risiko penyakit tidak menular di masa mendatang.
“Kita berharap melalui kegiatan ini semakin banyak anak-anak yang sadar pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.(Red)

