Jemaah Haji Asal Kerinci Meninggal di Arafah, Diduga Akibat Serangan Jantung

Jemaah Haji Asal Kerinci Meninggal di Arafah, Diduga Akibat Serangan Jantung

JAMBI – detik35. Com - Kabar duka datang dari pelaksanaan ibadah haji 2026 di Arab Saudi. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, bernama Khairusni Bilal Usman (67), dilaporkan meninggal dunia di tenda pemondokan Arafah akibat serangan jantung.

Jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH-19 tersebut wafat pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 21.30 waktu Arab Saudi (WAS).

Berdasarkan laporan kronologi tim kesehatan kloter, almarhumah sempat mengeluhkan kondisi lemas dan sesak napas sebelum akhirnya tidak sadarkan diri di dalam tenda maktab Arafah.

“Saat tenaga kesehatan kloter tiba dan dilakukan pemeriksaan awal, pasien tidak teraba nadinya. Tim kemudian melakukan resusitasi jantung paru sebanyak tiga siklus, tetapi tidak ada respons,” tulis petugas kesehatan kloter, Fuji Ramdhani, dalam laporan resmi.

Peristiwa tersebut terjadi ketika almarhumah sedang berada bersama suaminya di tenda pemondokan. Mendapat laporan dari jemaah lain, tenaga kesehatan kloter segera menuju lokasi untuk memberikan pertolongan pertama.

Tak lama berselang, Tim Kesehatan Sektor bersama Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) juga tiba di lokasi dan melakukan penanganan lanjutan, termasuk penggunaan alat automated external defibrillator (AED) atau alat pacu jantung otomatis.

Namun, meski berbagai upaya medis telah dilakukan, kondisi almarhumah tidak menunjukkan respons dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia di hadapan keluarga.

Berdasarkan dokumen resmi Certificate of Death yang dikeluarkan Tim Medis Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), penyebab utama kematian adalah gangguan jantung akut.

Catatan medis menunjukkan almarhumah sempat dua kali mendapatkan pelayanan kesehatan selama berada di Arab Saudi. Pada 16 Mei 2026, ia mengalami gangguan pencernaan atau dispepsia, sementara pada 22 Mei 2026 mengeluhkan nyeri punggung bawah atau low back pain.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah asal Kerinci tersebut.

“Turut berdukacita atas wafatnya almarhumah Khairusni Bilal Usman asal Kabupaten Kerinci. Semoga almarhumah husnul khatimah dan diampuni segala khilafnya,” ujarnya.

Ia juga memastikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan membadalkan ibadah haji almarhumah melalui petugas resmi karena belum sempat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.

Peristiwa ini menambah daftar jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci pada musim haji 2026. Pemerintah mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan mengingat tingginya aktivitas dan suhu panas ekstrem selama pelaksanaan ibadah haji.(Red)