Rekening Dibekukan, Ribuan Pekerja dan Petani Tebu Mengadu ke DPRD Way Kanan
![]() |
| Rekening Dibekukan, Ribuan Pekerja dan Petani Tebu Mengadu ke DPRD Way Kanan |
Way Kanan, detik35.Com - Puluhan massa yang tergabung dalam serikat pekerja dan petani tebu mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Way Kanan, Senin (6/4/2026). Aksi tersebut dipicu oleh pembekuan rekening PT PSMI yang berdampak langsung terhadap kehidupan ekonomi para pekerja dan petani mitra.
Dalam orasinya, massa menyampaikan keluhan terkait tertundanya pembayaran gaji karyawan serta terhambatnya pembelian hasil panen tebu. Kondisi ini dinilai telah memicu ketidakpastian, bahkan mengancam keberlangsungan usaha para petani yang bergantung pada operasional perusahaan.
Kedatangan massa diterima oleh Wakil Ketua DPRD Way Kanan, Adinata, bersama sejumlah anggota dewan lainnya. Dalam dialog yang berlangsung, DPRD menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan memanggil jajaran direksi dan komisaris perusahaan guna meminta penjelasan resmi terkait persoalan yang terjadi.
Perwakilan massa, Sartono, mengungkapkan bahwa kondisi petani semakin terhimpit akibat terhentinya dukungan pembiayaan dari perusahaan. Ia menyebut, proses tebang giling mengalami penundaan dalam beberapa bulan terakhir, sehingga berdampak langsung pada penghasilan petani.
Dalam audiensi tersebut, massa menyampaikan dua tuntutan utama, yakni pembayaran gaji pekerja yang tertunda selama satu hingga dua bulan—terdiri dari 1.564 karyawan harian dan 900 karyawan tetap—serta kepastian keberlanjutan operasional pabrik di tengah proses hukum yang tengah berjalan.
Massa berharap pemerintah daerah bersama DPRD dapat segera mengambil langkah konkret agar persoalan ini tidak berlarut-larut, sehingga hak-hak pekerja dan petani dapat segera terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian.(Red)
