BMKG Ingatkan Potensi “Godzilla El Niño” 2026, Polda Lampung Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
![]() |
| BMKG Ingatkan Potensi “Godzilla El Niño” 2026, Polda Lampung Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan |
Bandar Lampung – detik35. Com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan potensi musim kemarau tahun 2026 yang diprakirakan datang lebih awal, berlangsung lebih panjang, serta memiliki intensitas kekeringan yang lebih tinggi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Lampung.
Menindaklanjuti peringatan tersebut, Polda Lampung melalui Bidang Humas mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Fenomena yang populer disebut “Godzilla El Niño” di tengah masyarakat merujuk pada kondisi El Niño dengan intensitas sangat kuat. Meski bukan istilah ilmiah resmi, sebutan ini digunakan untuk menggambarkan potensi penguatan anomali iklim yang dapat berdampak signifikan terhadap pola cuaca global, termasuk di Indonesia.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, musim kemarau 2026 berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya sektor pertanian, meningkatnya risiko gangguan kesehatan akibat suhu panas ekstrem, hingga meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan dan karhutla, terutama pada puncak musim kemarau mendatang.
Selain berdampak pada sektor lingkungan dan ekonomi, kondisi cuaca ekstrem juga berpotensi memicu gangguan kamtibmas apabila tidak diantisipasi secara maksimal. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor kunci dalam upaya pencegahan dini.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat sangat penting dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau tahun ini.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Lampung untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, hindari segala bentuk kelalaian yang dapat memicu kebakaran, serta segera laporkan kepada aparat apabila ditemukan titik api,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di area kering serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, khususnya di kawasan hutan, perkebunan, dan lahan terbuka.
Lebih lanjut, Yuni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, BPBD, serta seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi kerawanan selama musim kemarau.
“Pencegahan dan mitigasi harus dilakukan secara bersama-sama agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam penggunaan air bersih, menjaga kesehatan di tengah cuaca panas, serta aktif mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG dan instansi terkait.
Sebagai bentuk komitmen, Polda Lampung menyatakan akan terus hadir di tengah masyarakat melalui langkah preemtif, preventif, dan responsif guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan bersama, diharapkan potensi dampak musim kemarau 2026 dapat diantisipasi secara optimal, sehingga risiko bencana maupun gangguan keamanan dapat diminimalkan.(**)
