Acara KA KAMMI Ricuh di Kantor Gubsu, Bobby Nasution Minta Izin Pemakaian Aula Diperketat

Acara KA KAMMI Ricuh di Kantor Gubsu, Bobby Nasution Minta Izin Pemakaian Aula Diperketat

Medan – detik35.com - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta jajaran Pemerintah Provinsi Sumut agar lebih selektif dalam memberikan izin penggunaan Aula Raja Inal Siregar di Kantor Gubernur Sumut, menyusul terjadinya kericuhan saat acara pelantikan Pengurus Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Sumut.

Kericuhan tersebut terjadi usai acara halal bihalal sekaligus pelantikan pengurus KA KAMMI Sumut periode 2025–2030 yang digelar pada Minggu (19/4/2026). Dalam insiden itu, sejumlah mahasiswa terlibat bentrok hingga menyebabkan satu anggota Satpol PP Sumut mengalami luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Haji Medan.

Saat menghadiri acara tepung tawar jemaah calon haji pada Senin (20/4/2026), Bobby Nasution menyinggung insiden tersebut dan menegaskan pentingnya menjaga makna dari kegiatan halal bihalal sebagai ajang silaturahmi, bukan justru berujung konflik.

“Saya kalau acara halal bihalal ini agak takut Pak, karena satu hari yang lalu halal bihalal di sini, di ruangan ini juga terjadi pertumpahan darah,” ujar Bobby dalam sambutannya.

Ia pun meminta Penjabat Sekretaris Daerah Sumut, Sulaiman Harahap, untuk mengevaluasi mekanisme pemberian izin penggunaan aula agar tidak sembarangan diberikan kepada pihak yang tidak mampu menjaga kondusivitas acara.

“Jangan asal-asal pakai, tapi tidak menjaga kondusivitas, tidak bisa menjaga makna dari acara itu sendiri. Halal bihalal ini kan menyambung silaturahmi, saling memaafkan, bukan malah jadi acara yang tidak baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Sumut Moettaqien Hasrimi menjelaskan bahwa kericuhan pecah setelah Wakil Gubernur Sumut Surya meninggalkan lokasi acara. Saat itu, petugas Satpol PP bersama aparat kepolisian langsung turun tangan untuk melerai bentrokan.

Dalam proses pengamanan tersebut, seorang anggota Satpol PP bernama Rahmat Daulay mengalami pukulan di bagian hidung hingga mengalami pendarahan. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Haji Medan untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.

“Kami belum tahu siapa yang memukul, tapi tadi cukup ribut. Mudah-mudahan tidak ada hal serius,” kata Moettaqien.

Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam kericuhan tersebut. Satpol PP berharap insiden serupa tidak kembali terulang dan meminta pihak penyelenggara lebih siap dalam mengendalikan peserta sebelum acara berlangsung.

Diketahui, Ketua Umum KA KAMMI Sumut yang dilantik dalam acara tersebut adalah Abdul Rahim Siregar, yang juga merupakan anggota DPRD Sumut dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).(Red)