Di Malam ke-21 Ramadan, Prabowo dan Gibran Ajak Bangsa Jadikan Al-Qur’an Sumber Persatuan
![]() |
| Di Malam ke-21 Ramadan, Prabowo dan Gibran Ajak Bangsa Jadikan Al-Qur’an Sumber Persatuan |
Jakarta,detik35.Com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang digelar di Istana Negara, Selasa malam (10/03/2026). Peringatan yang berlangsung pada malam ke-21 Ramadan tersebut menjadi momentum spiritual bagi pemerintah dan masyarakat untuk kembali merenungi makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, para ulama, tokoh agama, serta undangan dari berbagai elemen masyarakat. Suasana religius terasa sejak awal acara dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang mengingatkan kembali umat Islam tentang pentingnya menjadikan kitab suci tersebut sebagai pedoman dalam kehidupan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memperdalam pemahaman terhadap ajaran Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Presiden mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an sebagai landasan moral dalam menjalani kehidupan, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari bangsa yang besar dan beragam.
Menurutnya, ajaran Al-Qur’an mengandung pesan-pesan universal tentang kejujuran, keadilan, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama yang sangat relevan untuk memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai dinamika dan tantangan zaman.
“Kita harus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Bukan hanya dibaca, tetapi dipahami dan diamalkan. Dari situlah lahir masyarakat yang berakhlak, adil, dan saling menghormati,” ujar Presiden dalam sambutannya.
Presiden juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Menurutnya, semangat persaudaraan dan toleransi merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia yang harus terus dijaga.
Sementara itu, kehadiran Wakil Presiden Gibran mendampingi Presiden dalam peringatan Nuzulul Qur’an tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara tersebut juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai agama memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa. Pemerintah berharap momentum Ramadan dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta persatuan nasional.
Melalui peringatan ini, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam membangun kehidupan yang damai, adil, dan penuh keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia.(Red)
