Sensus Ekonomi 2026, Bupati Lampung Barat Tekankan Strategi Akurat dan Objektif

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Lampung Barat Tekankan Strategi Akurat dan Objektif

LAMPUNG BARAT – detik35. Com - Bupati Parosil Mabsus meminta Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Barat mampu membaca situasi dan menerapkan strategi yang tepat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Juli mendatang.

Hal tersebut disampaikan Parosil Mabsus saat menerima audiensi jajaran BPS Lampung Barat yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Tambat Sahrial, di ruang kerja Bupati, Senin (23/2/2026).

Menurut Parosil, sensus ekonomi merupakan program strategis nasional yang memiliki peran penting dalam memotret kondisi riil perekonomian daerah. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berkomitmen mendukung penuh pelaksanaannya agar berjalan optimal dan menghasilkan data yang akurat.

“Saya sangat berharap BPS dapat melaksanakan sensus ini secara objektif, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan kondisi nyata masyarakat dan menunjukkan grafik yang menggembirakan,” ujar Parosil.

Ia menegaskan, jangan sampai hasil sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali justru menunjukkan tren stagnan atau menurun, sementara secara faktual perekonomian Lampung Barat saat ini dinilai mengalami peningkatan.

Parosil mengungkapkan, terdapat sejumlah faktor yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan sensus. Di antaranya adalah pentingnya sosialisasi yang masif kepada masyarakat agar memahami maksud dan tujuan pendataan, serta kesiapan petugas sensus dalam menentukan waktu yang tepat saat melakukan pengumpulan data.

“Petugas harus mampu melihat situasi dan kondisi masyarakat. Jangan melakukan sensus saat warga sedang sibuk, karena itu bisa mempengaruhi akurasi data yang diberikan,” tegasnya.

Ia berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya dapat menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah maupun provinsi dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis data.

Sementara itu, Plt Kepala BPS Lampung Barat, Tambat Sahrial, menjelaskan bahwa sensus ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sesuai amanat undang-undang dan akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada Mei hingga Juli 2026.

Ia menerangkan, pelaksanaan pendataan akan menggunakan berbagai moda, mulai dari berbasis web, aplikasi Android, hingga metode konvensional paper and pencil untuk menjangkau seluruh pelaku usaha.

Tambat juga meminta dukungan dan kolaborasi aktif dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

“Keberhasilan sensus ekonomi sangat bergantung pada semangat gotong royong dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 mampu menghadirkan gambaran komprehensif kondisi usaha dan struktur perekonomian Lampung Barat sebagai landasan perencanaan pembangunan ke depan(Muhsandori)