Polisi Amankan Ibadah Minggu Kasih di OKU Timur, Ratusan Jemaat Beribadah Kondusif
![]() |
| Polisi Amankan Ibadah Minggu Kasih di OKU Timur, Ratusan Jemaat Beribadah Kondusif |
OKU Timur — detik35. Com. - Aparat Kepolisian dari Polsek Buay Madang Timur melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Minggu Kasih di Gereja Trinitas Bangun Sari, BK 3, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Minggu (15/2/2026). Kegiatan pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah keagamaan.
Pengamanan dimulai sejak pukul 06.20 WIB dengan melibatkan personel Brigadir Rusendi Ardianto dan Brigadir Tedy Heryadi. Kehadiran petugas di lokasi bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Ibadah yang dipimpin oleh Romo Emil tersebut diikuti sekitar 250 jemaat. Dalam khotbahnya, ibadah mengangkat tema “Hidup Antara Manusia Selalu Libatkan Tuhan Yesus”, yang mengajak jemaat memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan kehidupan spiritual dalam kehidupan sosial sehari-hari. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung di Jalan Lintas Gumawang–Martapura dan berakhir sekitar pukul 07.50 WIB tanpa adanya gangguan berarti.
Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo melalui laporan resminya menyampaikan bahwa kegiatan pengamanan merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat lintas agama dalam melaksanakan aktivitas keagamaan.
Selain melakukan penjagaan di area gereja, personel juga melaksanakan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi ibadah guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga keselamatan pengguna jalan. Upaya ini dinilai penting mengingat lokasi gereja berada di jalur lintas yang cukup ramai dilalui masyarakat.
Secara umum, kegiatan ibadah mingguan dinilai memiliki potensi kerawanan kamtibmas, terutama terkait tindak kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, maupun pencurian kendaraan bermotor. Oleh karena itu, kepolisian menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup sebagai langkah preventif untuk meminimalisir risiko gangguan keamanan.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa monitoring kegiatan keagamaan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Pengamanan tidak hanya berfokus pada aspek penjagaan, tetapi juga mencakup deteksi dini melalui fungsi intelijen serta koordinasi dengan pengurus tempat ibadah dan masyarakat sekitar.
Dengan berakhirnya kegiatan ibadah dalam keadaan aman dan kondusif, Polsek Buay Madang Timur berharap situasi harmonis dan toleransi antarumat beragama di wilayah Kabupaten OKU Timur dapat terus terjaga. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Pengamanan kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian dari pelayanan publik kepolisian dalam mendukung kehidupan bermasyarakat yang damai, tertib, dan saling menghormati perbedaan.(Red)

