*Gotong Royong Angkat Harapan Mahasiswa STIK Perbaiki Rumah Janda Korban Banjir di Pante Ceureumen*
![]() |
| *Gotong Royong Angkat Harapan Mahasiswa STIK Perbaiki Rumah Janda Korban Banjir di Pante Ceureumen* |
Aceh Barat - detik35.com - Kepedulian terhadap korban banjir bandang diwujudkan Mahasiswa S-1 STIK Angkatan ke-83/WPS Sindikat VII melalui kegiatan bakti sosial yang digelar pada Sabtu, (14/02/2026), di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa melakukan perbaikan rumah milik seorang janda yang hidup seorang diri, Ibu Nur Khomari, yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir. Secara gotong royong, mahasiswa memperbaiki fasilitas WC yang rusak serta melakukan pengecatan ulang bagian rumah yang terdampak.
Aksi sosial ini menjadi bentuk nyata pengabdian dan empati terhadap masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana. Kehadiran para mahasiswa tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi warga yang terdampak agar tetap semangat menjalani kehidupan sehari-hari. Suasana kebersamaan terlihat jelas saat mahasiswa bersama warga saling bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan, mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi budaya masyarakat Indonesia.
Kapolres Aceh Barat, Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan para mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan semangat pengabdian Polri kepada masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para calon perwira dalam memahami kondisi sosial di lapangan.
Menurut Kapolres, kehadiran mahasiswa STIK di tengah masyarakat merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap persoalan sosial. Ia menegaskan bahwa bencana alam tidak hanya meninggalkan dampak fisik, tetapi juga dampak psikologis bagi korban, sehingga kehadiran aparat dan calon perwira Polri sangat penting untuk memberikan rasa aman dan dukungan moril.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat. Kami berharap sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk turut berpartisipasi membantu warga yang membutuhkan. Dengan kolaborasi dan solidaritas bersama, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat. Semangat kemanusiaan yang ditunjukkan mahasiswa STIK menjadi simbol bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam menghadapi setiap tantangan, termasuk bencana alam.(Muhibbul )
