Mudik Lebaran 2026, PT Pelni Tambah KM Nggapulu Dampingi KM Kelud Layani Rute Batam

Mudik Lebaran 2026, PT Pelni Tambah KM Nggapulu Dampingi KM Kelud Layani Rute Batam

Batam – detik35.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam resmi merilis jadwal pelayaran untuk periode Maret 2026. Dalam rangka menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran Idulfitri 2026, Pelni menambah satu armada yakni KM Nggapulu untuk mendampingi KM Kelud yang selama ini menjadi andalan rute Batam.

Penambahan armada tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat yang hendak pulang kampung melalui jalur laut. Batam sendiri menjadi salah satu titik keberangkatan strategis bagi pemudik yang menuju berbagai daerah di Sumatera dan Pulau Jawa.

Dalam periode Maret 2026, kedua kapal tersebut akan melayani sejumlah rute utama dari Batam menuju Tanjung Balai Karimun, Belawan (Sumatera Utara), serta Tanjung Priok (Jakarta). Kehadiran KM Nggapulu diharapkan dapat memperkuat kapasitas angkut penumpang sehingga arus mudik dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali.

Pelni Cabang Batam menyatakan, jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal telah disusun secara terkoordinasi guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Keberangkatan dijadwalkan tersebar sepanjang Maret 2026, dengan frekuensi yang disesuaikan pada periode mendekati Lebaran untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang.

Sebagai BUMN yang bergerak di bidang transportasi laut, Pelni memegang peran vital dalam konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan kepulauan. Pada momentum mudik Lebaran, layanan Pelni menjadi salah satu pilihan utama masyarakat karena tarif yang relatif terjangkau dan kapasitas angkut yang besar.

Selain memastikan kesiapan armada, Pelni juga menekankan aspek keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama. Setiap kapal telah melalui proses pengecekan teknis dan kelaikan laut sebelum dioperasikan. Koordinasi dengan otoritas pelabuhan serta instansi terkait juga terus dilakukan untuk memastikan kelancaran embarkasi dan debarkasi penumpang.

Masyarakat diimbau untuk membeli tiket melalui kanal resmi Pelni guna menghindari praktik percaloan serta memastikan kepastian tempat duduk. Penumpang juga diminta datang lebih awal ke pelabuhan guna menghindari antrean panjang, terutama pada puncak arus mudik.

Dengan tambahan armada KM Nggapulu yang mendampingi KM Kelud, Pelni optimistis dapat melayani kebutuhan transportasi masyarakat secara optimal selama periode mudik Lebaran 2026. Pemerintah pun berharap langkah ini mampu menjaga kelancaran arus penumpang sekaligus mendukung mobilitas masyarakat secara aman dan nyaman di wilayah perairan Indonesia.(Red)