Gerak Cepat Cegah DBD, Puskesmas Gunung Labuhan Fogging dan Edukasi Warga Way Tuba

Gerak Cepat Cegah DBD, Puskesmas Gunung Labuhan Fogging dan Edukasi Warga Way Tuba

WAY KANAN – detik35. Com - Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan di berbagai daerah. Di Kabupaten Way Kanan, Lampung, Puskesmas Gunung Labuhan bergerak cepat melakukan pengasapan (fogging) di Dusun 4, Kampung Way Tuba, Sabtu (28/2/2026), menyusul adanya laporan kasus DBD di wilayah tersebut.

Langkah ini merupakan tindak lanjut hasil Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilakukan tim kesehatan pada 25 Februari 2026 di kediaman penderita. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan angka kepadatan nyamuk dewasa yang cukup tinggi sehingga diperlukan tindakan intervensi segera guna memutus rantai penularan.

Fogging difokuskan pada 15 rumah di sekitar lokasi kasus dengan sasaran utama membasmi nyamuk Aedes aegypti dewasa sebagai vektor penular DBD. Kegiatan ini melibatkan tim lintas program, mulai dari petugas kesehatan lingkungan, promosi kesehatan, surveilans, penanggung jawab DBD, laboratorium, hingga bidan desa.

Pelaksanaan fogging juga mendapat dukungan aparat kampung dan perwakilan Polsek Gunung Labuhan, serta partisipasi aktif masyarakat setempat yang turut membantu kelancaran kegiatan.

Edukasi 3M Plus Ditekankan

Petugas kesehatan menegaskan bahwa fogging bukanlah solusi utama dalam pencegahan DBD. Pengasapan hanya efektif membunuh nyamuk dewasa, sementara jentik dan telur tetap harus diberantas melalui langkah preventif berkelanjutan.

Karena itu, masyarakat diberikan edukasi intensif mengenai gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Langkah “Plus” mencakup penggunaan kelambu, losion anti-nyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

“Kami mengimbau masyarakat tidak hanya mengandalkan fogging. Pencegahan paling efektif adalah pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar tim kesehatan di sela kegiatan.

Kegiatan ditutup dengan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar guna memastikan tidak ada genangan air maupun tempat perkembangbiakan nyamuk yang tersisa.

Dengan sinergi tenaga kesehatan, aparat, dan masyarakat, diharapkan penyebaran DBD di wilayah Gunung Labuhan, khususnya Kampung Way Tuba, dapat ditekan serta tidak berkembang menjadi kejadian luar biasa.(Debi)