Rutan Kelas I Surakarta Perkuat Komitmen Kinerja dan Integritas Pemasyarakatan Tahun 2026
![]() |
| Rutan Kelas I Surakarta Perkuat Komitmen Kinerja dan Integritas Pemasyarakatan Tahun 2026 |
Surakarta,detik35.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penguatan kinerja dan integritas pemasyarakatan dengan menghadiri kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026. Kehadiran Rutan Surakarta dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Bayu Noviyanto, yang bergabung bersama jajaran pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Tengah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah dan berlangsung di Aula Pancasila Lembaga Pemasyarakatan Semarang, Selasa (6/1). Acara diawali dengan pembacaan Deklarasi Janji Kinerja Pegawai yang dipimpin oleh Ina Purnaningati Saputro sebagai bentuk peneguhan komitmen seluruh jajaran untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Agenda utama dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja antara Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, dengan para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah. Momentum ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mewujudkan kinerja organisasi yang terukur, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Mardi Santoso menegaskan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kontrak moral, administratif, dan profesional yang menjadi dasar pengukuran serta evaluasi capaian kinerja sepanjang tahun 2026. Ia menekankan pentingnya pemahaman serta implementasi setiap target kinerja hingga ke level pelaksana.
Lebih lanjut, Kakanwil menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan fase strategis dalam konsolidasi pelaksanaan 15 Rencana Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Seluruh UPT diminta menerjemahkan rencana aksi tersebut ke dalam langkah-langkah operasional yang konkret, terukur, dan berdampak langsung, sekaligus memperkuat budaya kinerja, integritas, serta pelayanan publik yang profesional.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara aspek keamanan dan pembinaan. Menurutnya, keamanan tanpa pembinaan merupakan sebuah kegagalan, sementara pembinaan tanpa disiplin dan pengawasan adalah bentuk kelalaian. Oleh karena itu, kedua aspek tersebut harus berjalan seiring dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Rutan Kelas I Surakarta menegaskan kesiapan dan komitmennya untuk menyelaraskan seluruh program dan kegiatan dengan target kinerja Tahun 2026, serta mendukung penuh kebijakan dan arah strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan kepada masyarakat.
