Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Sambang Kamtibmas, Warga Diimbau Waspada Kejahatan hingga Banjir

Dok. Foto istimewa Polsek Buat Madang Timur
 

OKU TIMUR – detik35. Com - Personel Polsek Buay Madang Timur melaksanakan kegiatan sambang dan pemberian imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya, Rabu (14/1/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan nyaman bagi masyarakat.

Sambang kamtibmas tersebut berlangsung sekitar pukul 20.30 WIB hingga 21.50 WIB di Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur. Kegiatan dilaksanakan oleh personel piket Polsek Buay Madang Timur, Aipda Zulkifli.

Dalam kegiatan tersebut, polisi menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tindak kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, serta kejahatan jalanan lainnya dengan memastikan keamanan rumah dan kendaraan.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta menghindari konten hoaks dan provokatif yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Selain itu, masyarakat diajak untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), mendukung program Zero Narkoba dengan melaporkan peredaran narkotika, serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo juga menyampaikan program layanan quick response berbasis WhatsApp melalui barcode pengaduan, guna mempercepat respons kepolisian terhadap laporan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, warga turut diimbau agar berhati-hati saat hujan turun, mengingat meningkatnya debit air di sejumlah bendungan dan aliran sungai. Orang tua diminta memberikan pengawasan ekstra terhadap anak-anak agar tidak bermain di sekitar tanggul atau aliran sungai.

Kegiatan sambang kamtibmas ini bertujuan mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, meningkatkan peran pembinaan wilayah, serta mencegah gangguan keamanan melalui pendekatan edukatif. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.(Red)