Antisipasi Banjir, Polisi Pantau Debit Air Sungai Macak di OKU Timur

Antisipasi Banjir, Polisi Pantau Debit Air Sungai Macak di OKU Timur

OKU Timur – detik35. Com - Kepolisian Resor OKU Timur melalui Polsek Buay Madang Timur melakukan monitoring debit air di sejumlah wilayah rawan banjir yang berada di bantaran Sungai Macak dan aliran Irigasi BK (Bendungan Komering), Sabtu pagi (3/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan tanggap bencana menyusul tingginya intensitas curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan.

Monitoring debit air dilaksanakan oleh personel Bhabinkamtibmas Polsek Buay Madang Timur dengan menyasar sejumlah titik rawan, di antaranya aliran Sungai Macak di Desa Kedu, Desa Sukoharjo, dan Desa Tambak Boyo, serta sepanjang saluran Irigasi BK Bendungan Komering. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi debit air dan dampaknya terhadap pemukiman warga di sekitar bantaran sungai.

Dari hasil pemantauan di lapangan, debit air Sungai Macak terpantau mengalami kenaikan akibat curah hujan yang cukup tinggi. Meski demikian, kondisi debit air masih berada dalam kategori normal dan belum mengancam pemukiman warga. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Warga diminta tidak membuang sampah ke sungai, berhati-hati saat melintasi jembatan, serta menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak menebang pohon di sekitar bantaran sungai yang berfungsi sebagai daerah resapan air.

Kepolisian juga mengingatkan para orang tua agar melarang anak-anak bermain di bantaran sungai maupun saluran irigasi guna menghindari risiko kecelakaan akibat arus air yang dapat meningkat sewaktu-waktu.

Kapolsek Buay Madang Timur IPTU Swisspo menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air, serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait untuk mengantisipasi potensi banjir maupun bencana alam lainnya.

“Pemantauan akan terus kami lakukan dan perkembangannya akan dilaporkan secara berkala. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan,” ujarnya.

Langkah preventif ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus meminimalisir dampak bencana alam di wilayah rawan banjir.(Red)