APBD NTB 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
![]() |
| APBD NTB 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat |
Mataram, detik35.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 digunakan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna pembahasan sekaligus persetujuan Raperda APBD 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jumat (28/11/2025).
Gubernur Iqbal mengatakan, proses pembahasan APBD tahun depan berlangsung dinamis namun tetap objektif dan konstruktif. Ia mengapresiasi kerja keras DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan hingga larut malam.
“Sering saya terima laporan dari staf jam satu atau dua dini hari. Banyak yang tetap bekerja meski dalam kondisi tidak fit. Untuk itu saya berterima kasih,” ujarnya
Ia juga menegaskan bahwa APBD 2026 menjadi komitmen moral dan politik bagi pemerintah dan DPRD untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Prioritas pembangunan mencakup penguatan sumber daya manusia, peningkatan daya saing ekonomi, penciptaan lapangan kerja, penanggulangan kemiskinan, serta penguatan ketahanan lingkungan.
Menanggapi rekomendasi DPRD, Gubernur Iqbal memaparkan sejumlah langkah strategis, salah satunya efisiensi anggaran melalui penggunaan kendaraan listrik untuk operasional pemerintah.
“Dengan kendaraan listrik, kita bisa menghemat sekitar 5 hingga 25 miliar rupiah per tahun dibandingkan pemeliharaan kendaraan konvensional,” tegasnya.
Selain penghematan, pemerintah daerah juga fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui ekstensifikasi sektor potensial dan percepatan inventarisasi aset. Sejumlah program strategis yang didukung pendanaan pusat turut menjadi prioritas, seperti revitalisasi jalan daerah, rehabilitasi irigasi, perbaikan sekolah, hingga pembangunan kampung nelayan yang ditargetkan menjangkau 40 lokasi pada 2026–2027.
Terkait penanganan kebencanaan, Gubernur Iqbal memastikan pemerintah bergerak cepat merespons banjir di Bima dan Lombok Timur. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemasangan Jembatan Bailey untuk mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat.
“Jembatan ini hanya membutuhkan waktu tujuh hari untuk berdiri sehingga aktivitas ekonomi dan sosial bisa segera kembali berjalan,” jelasnya.
Menutup sambutan, Gubernur NTB mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, pelaku usaha, hingga generasi muda, untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah.
“Pemerintah dan DPRD tidak dapat bekerja sendiri. Semangat kebersamaan seluruh masyarakat NTB adalah kunci pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.(Red)

